Ruben Amorim kecewa Manchester United gugur dari Piala Liga Inggris musim ini. (Reuters/Lee Smith)
INDOZONE.ID - Manchester United memastikan tidak akan memecat Ruben Amorim, meski kekalahan telak di Derby Manchester membuat tekanan terhadap sang pelatih semakin besar.
Amorim masih mendapat dukungan penuh dari petinggi Manchester United. Mereka percaya, pelatih asal Portugal itu tetap menjadi sosok yang tepat untuk membangkitkan kembali performa tim.
Pada laga Derby Manchester, Minggu (14/9/2025), United kalah 3-0 dari Manchester City.
Kekalahan ini membuat Manchester United baru mengumpulkan empat poin dari empat laga awal Premier League. Catatan tersebut menjadi start terburuk mereka sejak musim 1992/1993.
Baca juga: Wayne Rooney: Manchester United Semakin Memburuk di Bawah Ruben Amorim
Kondisi kian memprihatinkan setelah United juga tersingkir dari Piala Carabao. Mereka kalah lewat adu penalti melawan Grimsby Town, klub divisi empat Liga Inggris.
Dua hasil itu semakin menambah sorotan terhadap posisi Ruben Amorim.
Meski dalam tekanan, menurut laporan Daily Mail, petinggi Manchester United tetap menilai ada perkembangan positif yang sedang dibangun Amorim, meski belum terlihat dari hasil pertandingan.
Baca juga: Petinggi Manchester United Tidak Akan Pecat Ruben Amorim Karena Ganteng?
Cedera pada pemain kunci seperti Matheus Cunha dan Mason Mount menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi performa tim.
Petinggi Manchester United menilai, masalah ini hanya bersifat sementara, dan mereka percaya Amorim bisa membawa tim keluar dari situasi sulit.
Manchester United dijadwalkan menghadapi Chelsea pada Sabtu (20/9/2025).
Baca juga: Salah Ambil Keputusan, PGMOL Coret Wasit VAR Usai Anulir Gol Fulham Saat Melawan Chelsea
Pertandingan ini jelas penting, namun laga berikutnya melawan Brentford dan Sunderland, dipandang lebih krusial untuk mengukur sejauh mana posisi mereka saat ini di klasemen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK