Jordan Henderson saat berlatih di Timnas Inggris. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
INDOZONE.ID - Jordan Henderson akhirnya angkat bicara menanggapi kritik atas pemanggilannya ke Timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel.
Pemain berusia 35 tahun itu menegaskan, dirinya bukan sekadar “cheerleader” di skuad The Three Lions, melainkan masih mampu bersaing dengan pemain muda.
Henderson memang sempat absen dari Timnas Inggris selama 16 bulan sebelum akhirnya mendapat kepercayaan lagi dari Tuchel pada Maret lalu.
Pelatih asal Jerman itu memuji mantan kapten Liverpool tersebut sebagai pemain dengan mental juara dan leadership yang bisa menjadi contoh bagi pemain lain di ruang ganti.
Baca juga: Steven Gerrard Beberkan Penyebab Generasi Emas Timnas Inggris Gagal Bersinar, Apa Itu?
Sejak dipanggil kembali, Henderson sudah tampil empat kali untuk Timnas Inggris.
Ia juga kembali masuk daftar skuad Timnas Inggris untuk laga uji coba melawan Wales dan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Latvia.
Meski sudah tidak muda lagi, Henderson menegaskan masih punya banyak hal yang bisa ia berikan untuk Timnas Inggris.
Ia menyebutkan, selama bertahun-tahun dirinya sudah menunjukkan kemampuan dan dedikasi untuk Timnas Inggris.
Meski banyak yang meragukan performanya, termasuk dari kalangan media, Henderson tetap fokus untuk membuktikan kualitas di lapangan.
Baginya, komentar negatif dari luar tim bukan hal yang terlalu dipikirkan.
“Yang paling penting bagi saya adalah pendapat pelatih, staf, dan para pemain. Tanyakan pada mereka apakah saya hanya seorang cheerleader di sini," tegasnya.
"Saya rasa salah satu pelatih terbaik di Eropa tidak akan memilih saya hanya untuk itu,” lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK