Steven Gerrard saat bela Timnas Inggris. (Instagram/@england)
INDOZONE.ID - Legenda Liverpool, Steven Gerrard, menilai generasi emas Timnas Inggris gagal mencapai potensi terbaik mereka karena egois dan kurang kompak.
Menurutnya, suasana di dalam tim saat itu, tidak ramah apalagi mendukung kebersamaan.
Steven Gerrard saat bela Timnas Inggris. (Instagram/@england)
Pada era 2000-an, Timnas Inggris memiliki deretan pemain bintang, seperti David Beckham, Paul Scholes, Rio Ferdinand, dan Frank Lampard.
Meski dipenuhi pemain berkualitas dunia, Timnas Inggris tidak pernah menembus semifinal, bahkan hanya mentok di perempat final di turnamen besar, seperti Piala Dunia maupun Piala Eropa.
“Saya pikir kami semua adalah pecundang yang egois. Sekarang, ketika saya melihat (Jamie) Carragher duduk berdampingan dengan (Paul) Scholes di acara debat penggemar, mereka tampak seperti sahabat karib selama 20 tahun,” ujar Gerrard dalam podcast bersama Ferdinand, Kamis (9/10/2025).
Baca juga: Disebut Mirip Steven Gerrard, Fede Valverde Dipuji Xabi Alonso Setinggi Langit
Gerrard kemudian mempertanyakan mengapa para pemain generasi emas Timnas Inggris baru bisa akrab setelah pensiun.
Saat masih sama-sama membela Timnas Inggris, hubungan di antara mereka justru terasa dingin dan renggang. Ia merasa budaya di dalam skuad Timnas Inggris saat itu, tidak mendorong kedekatan antara pemain.
Menurut Gerrard, para pemain terlalu sibuk dengan urusan pribadi dan tidak membangun kebersamaan di luar lapangan.
Mereka jarang bergaul dan lebih banyak menghabiskan waktu sendiri. Itu menyebabkan tak terbentuknya rasa saling percaya yang kuat.
Kondisi itu membuat Timnas Inggris tidak pernah benar-benar menjadi tim yang kompak, meski memiliki deretan pemain terbaik dunia di setiap lini.
Gerrard juga mengakui, bahwa suasana di kamp pelatihan Timnas Inggris tidak pernah benar-benar membuatnya nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/Rio Ferdinand Presents