Eder Militao cedera ACL pada lutut kanan. (REUTERS/Susana Vera)
INDOZONE.ID - Bek Real Madrid, Eder Militao, sempat berpikir untuk gantung sepatu lebih awal setelah mengalami dua cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang parah.
Cedera itu membuatnya harus menepi dari lapangan selama lebih dari satu tahun. Kini, pemain berusia 27 tahun tersebut akhirnya kembali memperkuat Timnas Brasil untuk pertama kalinya dalam 14 bulan terakhir.
Militao mendapat kepercayaan dari Carlo Ancelotti untuk bergabung dalam skuad Timnas Brasil yang akan menghadapi laga uji coba melawan Korea Selatan dan Jepang.
Pertandingan tersebut menjadi bagian dari persiapan Brasil menuju Piala Dunia 2026.
Baca juga: Ancelotti: Neymar Tak Akan Sulit Masuk Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 Jika Kondisinya Fit
Selama masa pemulihan, Militao harus menepi lama dan melewatkan total 94 pertandingan bersama Real Madrid.
Ia menjalani dua operasi besar. Pertama pada lutut kiri pada tahun 2023, kemudian setahun setelahnya pada lutut kanan. Meski begitu, ia berhasil bangkit dan perlahan menemukan kembali ritme permainannya.
“Setelah cedera kedua, banyak hal terlintas di pikiran saya. Saya bahkan sempat berpikir untuk berhenti bermain sepak bola karena situasinya sangat berat," kata Militao saat konferensi pers bersama Timnas Brasil di Korea Selatan, Rabu (8/10/2025).
"Namun, berkat dukungan istri, anak perempuan, dan rekan-rekan setim, saya bisa kembali ke lapangan,” sambungnya.
Baca juga: Menolak Tua, Cristiano Ronaldo Tegaskan Masih Belum ingin Pensiun dalam Waktu Dekat ini
Bagi Militao, proses pemulihan cedera lutut tidak semudah yang terlihat. Ia mengakui, dua tahun terakhir menjadi masa paling berat dalam kariernya.
Setelah mengalami cedera lutut yang pertama, ia harus menghadapi kenyataan pahit ketika cedera serupa menimpanya lagi setahun kemudian.
Meski sudah lebih paham soal proses rehabilitasi, mental dan fisiknya tetap diuji secara luar biasa.
Baca juga: Cedera Lutut Tak Kunjung Sembuh, Samuel Umtiti Putuskan Gantung Sepatu di Usia 31 Tahun
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters