Pelatih Timnas Indoneia, Patrick Kluivert. (REUTERS/Stringer)
INDOZONE.ID - Timnas Indonesia telah dipastikan gagal melaju ke Piala Dunia 2026 usai menelan dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak di pertandingan Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Setelah kekalahan meyakitkan tersebut, tagar #KluivertOut menggema di media sosial sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Indonesia.
Banyak netizen mendesak PSSI untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa Timnas Indonesia, bahkan tak sedikit yang meminta agar Patrick Kluivert dicopot dari jabatannya sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
Baca juga: Supporter Timnas Indonesia di Tribun Penonton Teriakkan Nama Shin Tae-yong Usai Kalah dari Irak
Jika pada akhirnya Patrick Kluivert dipecat PSSI, lalu siapa sosok yang pas menggantikannya?
Dalam artikel ini, Indozone akan mengulas beberapa nama pelatih yang dinilai pantas menggantikan Patrick Kluivert.
Sebagai orang yang pernah menukangi Timnas Indonesia selama lima tahun, Shin Tae-yong (STY) dinilai sebagai kandidat utama yang cocok menggantikan Patrick Kluivert.
Di tangan STY, Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan positif, baik dari segi taktik, gaya bermain, kebugaran fisik pemain meningkat, hingga mentalitas.
STY berhasil membangun tim yang solid dengan kombinasi pemain muda berbakat dan penggawa berpengalaman. Selain itu, sosok STY masih sangat populer di kalangan suporter Timnas Indonesia.
Mantan pelatih Bayer Leverkusen, Erik ten Hag juga dianggap cocok menggantikan Patrick Kluivert.
Ten Hag memiliki filosofi sepak bola modern yang menekankan penguasaan bola, pressing tinggi, dan pengembangan pemain muda.
Apalagi eks pelatih Manchester United ini merupakan orang Belanda, sama seperti sejumlah pemain keturunan yang kini memperkuat Timnas Indonesia.
Giovanni van Bronckhorst merupakan legenda Belanda yang punya prestasi yang cukup oke sebagai pelatih.
Ia pernah membawa Feyenoord juara Eredivisie dan Piala KNVB. Selain itu, Van Bronckhorst juga memiliki darah Indonesia, yang bisa jadi nilai tambah dalam membangun koneksi dengan tim
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan