INDOZONE.ID - FIFA Puskas Award adalah penghargaan tahunan dari FIFA yang diberikan kepada pemain yang mencetak gol paling indah dalam satu tahun kalender.
Nama “Puskas” diambil dari legenda sepak bola Hungaria, Ferenc Puskas, sebagai penghormatan atas kehebatannya di lapangan.
Penghargaan ini pertama kali diluncurkan pada tanggal 20 Oktober 2009, di bawah arahan presiden FIFA kala itu, Sepp Blatter.
Sejak awal, tujuan utamanya adalah merayakan gol-gol dengan unsur teknik, kreativitas, dan keindahan estetika, bukan sekadar gol keberuntungan atau kesalahan lawan.
Baca juga: 207 Pembalap BMX Dunia Akan Taklukan Trek Supercross Muncar di Banyuwangi Akhir Pekan Ini
Baca juga: Begini Cara Mendukung Rizky Ridho di Puskas Award 2025 Berikut Link Votingnya
Ferenc Puskas adalah legenda sepak bola Hungaria dan Real Madrid dari era 1950–60-an.
Ia dikenal sebagai striker produktif, sepanjang kariernya ia mencetak 806 gol dalam 793 pertandingan.
Puskas meninggal pada tahun 2006, dan tiga tahun kemudian FIFA menciptakan penghargaan ini untuk menghormatinya.
Sejak 2024, FIFA memisahkan penghargaan gol indah berdasarkan jenis kelamin, hanya pemain pria yang bisa memenangkan Puskas Award, sedangkan untuk pemain wanita dibuat penghargaan FIFA Marta Award.
Baca juga: Rizky Ridho Masuk Nominasi, Bagaimana Mekanisme Pemilihan FIFA Puskas Award 2025?
Puskas Award bukan hanya soal siapa mencetak gol, tapi penghargaan untuk kreativitas, keterampilan teknis, dan momen magis di lapangan.
Gol pemenang sering menjadi sorotan besar, momen viral, inspiratif, dan kadang tak terlupakan dalam sejarah sepak bola.
Penghargaan ini menjaga warisan Ferenc Puskas tetap hidup dan mengingatkan dunia pada betapa pentingnya “keindahan dalam sepak bola”.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA