INDOZONE.ID - Komite Banding FIFA telah menolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) atas sanksi yang dijatuhkan terkait dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasinya.
Meski putusan tersebut telah dijatuhkan pada 3 November lalu, keputusan lengkapnya baru beredar belakangan.
Dalam dokumen setebal 63 halaman tersebut, FIFA membedah satu per satu pertimbangan menolak banding FAM.
FIFA menemukan dugaan pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi tujuh pemain. Mereka berasal dari Brasil, Argentina, Belanda, dan Spanyol.
Berikut ini adalah tujuh kesimpulan utama dari hasil pemeriksaan Komite Banding FIFA.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Dikabarkan Hadiri Pertemuan Trump-MBS di Gedung Putih, Ada Apa?
Komite Disiplin FIFA menilai pemalsuan dokumen dalam proses naturalisasi tujuh pemain telah merusak integritas sepak bola.
Menurut FIFA, kelayakan pemain membela suatu negara tidak hanya harus memenuhi aspek prosedural, tapi juga prinsip fundamental.
Hal ini demi menjaga kredibilitas kompetisi internasional. Pemalsuan dokumen, menurut FIFA, telah melanggar prinsip tersebut.
Akibatnya, keadilan permainan, kepercayaan publik terkikis. Tindakan tersebut juga dinilai tidak bisa ditoleransi.
FIFA menolak banding atas sanksi yang diberikan kepada para pelanggar secara keseluruhan.
Mereka tidak menemukan dasar yang bisa menjadi pertimbangan untuk mengabulkan permohonan banding tersebut.
FIFA juga membebankan biaya proses banding pada termohon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA