INDOZONE.ID - Perjalanan Indra Sjafri menuju kursi Pelatih Timnas Indonesia bukanlah proses yang terjadi dalam semalam. Sosok yang kini kembali dipercaya PSSI untuk menangani Timnas U-23 tersebut mengawali kariernya dengan latar belakang yang jauh dari dunia sepak bola, yaitu sebagai pegawai PT Pos Indonesia.
Sejak kecil, kecintaannya pada sepak bola sebenarnya sudah terlihat. Saat SMA, Indra bergabung dengan PSP Padang Junior, menandai bakatnya sebagai calon pemain masa depan. Namun perjalanan profesionalnya justru berkembang di dunia perposan hingga pada 1993 ia menjabat sebagai Kepala Kantor Cabang PT Pos Bandara Padang, informasi yang tidak banyak diketahui publik.
Baca juga: Indra Sjafri Dapat 18 Pemain yang Akan Bela Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025
Meski kariernya di PT Pos cemerlang, kecintaan Indra pada sepak bola tak pernah hilang. Pada 2007, ia memutuskan kembali terjun ke dunia lapangan hijau dengan mempelajari ilmu kepelatihan. Langkah ini membuka pintu besar dalam hidupnya. Dua tahun berselang, PSSI menunjuknya sebagai pencari bakat nasional, tugas yang membawanya menjelajah Indonesia demi menemukan talenta muda terbaik.
Pada 2011, Indra resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia U-16, titik awal kiprahnya sebagai Pelatih Timnas di berbagai kelompok umur. Puncak kariernya datang pada 2013 ketika ia membawa Timnas U-19 Indonesia tampil gemilang. Generasi Evan Dimas saat itu merupakan bukti tajamnya intuisi Indra dalam mencium bakat muda. Kemenangan di Piala AFF U-19 2013 menegaskan posisinya sebagai spesialis Garuda Muda.
Pelatih Timnas Indonesia U-23 untuk SEA Games 2025, Indra Sjafri. (ANTARA FOTO/Fauzan)
Rekam jejak impresif itu terus berlanjut. Indra mempersembahkan Piala AFF U-22 2019, lalu sukses membawa Timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023. Selain prestasi, ia juga dikenal sebagai pelatih yang berani mengorbitkan pemain muda, termasuk Egy Maulana Vikri, yang berkembang melalui tangan dinginnya.
Kini pada 2025, PSSI kembali mempercayakan kursi Pelatih Timnas U-23 kepada Indra Sjafri. Meski belum mencatat prestasi besar dalam periode ini, performa Timnas Indonesia U-23 termasuk saat menghadapi Mali dipandang sangat menjanjikan. Tantangan besar menanti untuk membawa Timnas meraih emas SEA Games 2025.
Dengan pengalaman panjang, kontribusi besar pada pembinaan usia muda, serta reputasinya di tubuh PSSI dan Timnas Indonesia, publik berharap Indra kembali mampu mengangkat prestasi Garuda Muda ke level tertinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@kawanbola.id