Carlos Baleba saat bermain melawan Manchester United. (Instagram/@carlos_baleba)
INDOZONE.ID - Paul Scholes memberi peringatan kepada Manchester United terkait rencana mendatangkan Carlos Baleba, yang dibanderol mencapai £100 juta atau senilai Rp2,2 triliun oleh Brighton & Hove Albion.
Menurutnya, United perlu lebih realistis dalam menentukan target dan mempertimbangkan pemain yang benar-benar sesuai kebutuhan tim.
Scholes menilai, harga Baleba terlalu mahal dan tidak melihat kesiapan sang pemain untuk bermain di tim sebesar Manchester United.
Ruben Amorim kabarnya memang ingin memperkuat lini tengah pada bursa transfer Januari, setelah gagal mendapatkan pemain yang diinginkan pada musim panas lalu.
Namun, harga yang dipatok Brighton untuk Baleba membuat United mundur dari negosiasi.
Di saat yang sama, manajemen klub juga berhati-hati agar tidak menghamburkan uang setelah menghabiskan lebih dari £200 juta atau senilai Rp4,4 trliun untuk Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Senne Lammens.
Baca juga: Pemain Ini Bikin Ruben Amorim Terkesan Sejak Gabung di Manchester United
Meski begitu, Amorim masih memasukkan Baleba dalam daftar target. Beberapa laporan menyebutkan, sang pelatih terus mendorong klub meninjau ulang peluang untuk mendatangkan gelandang 21 tahun tersebut.
Baleba memang tampil mengesankan musim lalu, dan sempat disebut sebagai salah satu gelandang muda terbaik, meski performanya musim 2025–2026 belum konsisten.
Adam Wharton saat bermain di Crystal Palace (Instagram/@adamwharton10)
Scholes menilai, Baleba mungkin belum memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk bermain di Manchester United.
Ia bahkan meragukan apakah gaya bermainnya cocok dengan formasi 3-4-3 Ruben Amorim di Manchester United.
Sebagai alternatif, Scholes menyarankan dua gelandang lain yang menurutnya lebih cocok dengan intensitas bermain Premier League, yaitu Adam Wharton dari Crystal Palace dan Elliot Anderson dari Nottingham Forest.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports