Pangeran Harry dan Raja Charles III (Sumber: Instagram/@oprahdaily)
INDOZONE.ID - Sorotan publik kembali tertuju pada hubungan Pangeran Harry dan Raja Charles III menjelang rencana digelarnya Invictus Games di Inggris pada 2027. Ajang olahraga internasional bagi veteran dan personel militer yang terluka ini tak hanya membawa misi kemanusiaan, tetapi juga memunculkan perhatian baru terhadap dinamika relasi ayah dan anak yang selama beberapa tahun terakhir kerap disebut merenggang. Di tengah persiapan penyelenggaraan Invictus Games di Birmingham, muncul kabar bahwa Harry berencana mengundang sang ayah untuk hadir, bahkan membuka acara secara resmi.
Invictus Games merupakan inisiatif yang didirikan Pangeran Harry pada 2014, terinspirasi dari pengalamannya bertugas sebagai anggota militer Inggris. Kembalinya ajang ini ke Inggris dipandang sebagai momen penting, baik secara simbolik maupun personal. Undangan kepada Raja Charles disebut-sebut sebagai bentuk “olive branch” atau isyarat damai dari Duke of Sussex, yang hubungannya dengan keluarga kerajaan selama ini menjadi sorotan global, terutama sejak keputusannya mundur dari tugas kerajaan dan menerbitkan memoar Spare.
Baca juga: Jemparingan, Olaharaga Panahan Sri Sultan Hamengku Buwono I yang Membumi di Pacitan
Seorang sumber yang dikutip media Inggris menyebut langkah tersebut sebagai niat tulus Harry untuk mengembalikan fokus pada tujuan utama Invictus Games. “Harry selalu ingin Invictus menjadi tentang para veteran, bukan tentang konflik keluarga,” ujar sumber itu. Dalam konteks ini, kehadiran Raja Charles sebagai kepala negara sekaligus figur penting dalam angkatan bersenjata Inggris dinilai dapat memberi makna tersendiri bagi para peserta dan publik.
Pihak penyelenggara Invictus Games juga menyampaikan sikap terbuka terhadap kemungkinan kehadiran keluarga kerajaan. Dalam pernyataan yang beredar, mereka menyebut akan “sangat menyambut kehadiran anggota keluarga kerajaan” dalam ajang tersebut, menegaskan bahwa Invictus Games merupakan ruang inklusif yang menjunjung persatuan serta penghormatan bagi para veteran. Sikap ini memperkuat kesan bahwa undangan kepada Raja Charles bukan sekadar gestur pribadi, melainkan sejalan dengan nilai yang diusung acara tersebut.
Hubungan Pangeran Harry dan Raja Charles sendiri sebelumnya hanya terlihat dalam beberapa pertemuan singkat, termasuk saat Charles baru didiagnosis sakit dan Harry pulang ke Inggris untuk menjenguk. Meski demikian, jarak emosional keduanya tetap menjadi perhatian media. Rencana undangan di Invictus Games pun memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan terbukanya ruang dialog baru, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Istana terkait respons sang Raja.
Baca juga: Mengenal Freediving: Olahraga Ekstrem yang Bikin Kamu Dekat dengan Laut
Hubungan ayah dan anak ini mulai dianggap merenggang sejak awal 2020, ketika Harry bersama Meghan Markle secara resmi mengumumkan keputusan mundur dari peran sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris dan memilih menetap di luar negeri.
Ketegangan semakin terasa setelah pasangan tersebut menyampaikan pengalaman pribadi mereka melalui wawancara televisi internasional, disusul berbagai pernyataan publik serta penerbitan memoar Spare pada 2023 yang mengungkap dinamika internal keluarga kerajaan, termasuk relasi Harry dengan sang ayah. Sejak periode tersebut, hubungan keduanya kerap digambarkan berjalan dingin dan jarang terlihat dalam kebersamaan publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@oprahdaily