Trofi Liga Champions. (REUTERS/Denis Balibouse)
INDOZONE.ID - Liga Champions UEFA sering kali identik dengan nama-nama besar seperti Real Madrid, AC Milan, atau Bayern Munchen.
Namun, jika kita menilik jauh ke belakang ke era European Cup, terdapat beberapa klub yang mungkin saat ini tidak terdengar di jajaran elit Eropa, namun pernah berdiri di podium tertinggi dan mengangkat trofi "Si Kuping Besar".
Berikut adalah daftar pemenang Liga Champions yang jarang diketahui banyak orang atau sering terlupakan oleh generasi modern:
Baca juga: 5 Calon Juara Liga Champions Musim Ini: Arsenal Bakal Cetak Sejarah?
Banyak yang tidak menyangka bahwa klub asal Rumania pernah merajai Eropa. Steaua București mencetak sejarah pada tahun 1986 setelah mengalahkan raksasa Spanyol, Barcelona, di partai final melalui adu penalti.
Sebelum perpecahan Yugoslavia, Red Star Belgrade (Crvena Zvezda) memiliki generasi emas yang sangat ditakuti. Mereka berhasil menjadi juara pada tahun 1991 setelah menumbangkan Olympique Marseille di final.
Nottingham Forest bukan sekadar pemenang biasa. Di bawah asuhan pelatih legendaris Brian Clough, mereka mencatatkan rekor unik, yakni memenangkan Liga Champions sebanyak dua kali, jumlah yang lebih banyak daripada trofi Liga Inggris yang pernah mereka menangkan (1 kali).
Saat bicara tentang klub Belanda, orang biasanya langsung teringat pada Ajax Amsterdam dengan era Total Football-nya. Namun, Feyenoord adalah klub Belanda pertama yang memenangkan Piala Champions pada tahun 1970 setelah mengalahkan Celtic di final.
Baca juga: 5 Klub Underdog yang Berpotensi Bikin Kejutan di Playoff Babak 16 Besar Liga Champions 2025/2026
Jauh sebelum era investasi besar di Premier League, Aston Villa pernah menjadi penguasa Eropa. Mereka mengalahkan raksasa Jerman, Bayern Munchen, dengan skor 1-0 di final tahun 1982.
Hamburg saat ini mungkin lebih dikenal karena perjuangan mereka di kasta kedua Liga Jerman dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pada 1983, mereka adalah tim terbaik di Eropa setelah mengalahkan Juventus yang saat itu diperkuat Michel Platini.
Satu lagi raksasa Belanda yang sering terlupakan prestasinya di Eropa. Di bawah asuhan Guus Hiddink, PSV memenangkan Liga Champions pada tahun 1988 sebagai bagian dari kesuksesan Treble mereka tahun itu.
Sejarah Liga Champions membuktikan bahwa sepak bola adalah roda yang terus berputar. Nama-nama besar yang kita kenal sekarang mungkin sedang mendominasi.
Akan tetapi catatan sejarah milik klub-klub seperti Steaua București atau Nottingham Forest tetap abadi sebagai pengingat bahwa di atas lapangan hijau, keajaiban bisa terjadi bagi siapa saja yang berani bermimpi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sportskeeda