Seorang pemain voli melakukan smash. (Freepik/expertphotos24)
INDOZONE.ID - Bola voli merupakan salah satu olahraga yang cukup digemari di dunia. Permainan ini membutuhkan kerja sama tim, kecepatan, serta ketepatan dalam setiap gerakan.
Dalam bola voli terdapat beragam teknik dasar yang harus dikuasai pemain, salah satunya adalah smash.
Smash atau biasa disebut spike merupakan senjata utama untuk mencuri poin dari lawan karena dilakukan dengan kekuatan penuh dan tajam.
Baca juga: Apa Itu Passing? Teknik Dasar yang Wajib Dikuasai dalam Sepak Bola, Basket, dan Voli
Teknik smash bukan sekadar tenaga tapi juga timing, koordinasi tim dan akurasi pukulan agar lawan sulit mengembalikan bola.
Dalam artikel ini, Indozone akan membahas pengertian smash, jenis-jenis smash dan tips melakukannya.
Smash merupakan teknik pukulan yang dilakukan menggunakan kekuatan penuh dan kecepatan tinggi ke ara lawan. Tujuannya satu, untuk mencetak poin.
Smash biasanya dilakukan setelah menerima umpan dari tosser atau setter. Teknik ini dilakukan dengan melompat tinggi, memukul bola dengan kekuatan ke area lawan.
Ada 4 jenis smash utama yang diklasifikasikan dalam permainan bola voli. Berikut penjelasannya:
Open smash adalah smash yang dilakukan dengan umpan tinggi. Biasanya umpan open smash mencapai 2 meter.
Jenis ini paling sering dipakai dalam permainan voli karena memberi waktu cukup bagi spiker untuk melompat maksimal.
Quick smash kebalikan dari open smash. Teknik ini menggunakan umpan pendek dan ketinggiannya kurang dari 1 meter di atas net.
Sesuai namanya, smash ini dilakukan cepat yang bertujuan mengecoh blok lawan karena serangan yang singkat dan tak terduga.
Semi smash adalah perpaduan open dan quick smash. Teknik ini dilakukan dengan umpan yang tak terlalu tinggi juga tak terlalu rendah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: