INDOZONE.ID - Piala Dunia 2026 kembali menyajikan tontonan gokil yang bikin mata netizen melek seharian.
Kali ini, ada laga hidup mati antara Belanda melawan Maroko di babak penyisihan grup yang bener-bener menguras emosi penonton.
Digelar langsung di Estadio Monterrey, Guadalupe pada pagi hari waktu Indonesia, pertandingan tersebut sukses menciptakan drama epik yang berujung haru di atas lapangan hijau.
Buat kamu yang penasaran kenapa linimasa medsos hari ini isinya selebrasi emosional semua, kita bakal bedah habis semua momen seru itu!
Baca juga: 5 Fakta Pertandingan Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026, Hasil Akhir 2-1 Tim Samba Menang!
Pemandangan super emosional langsung tersaji begitu babak adu penalti berakhir di Estadio Monterrey.
Pemain Maroko sujud syukur usai membawa negaranya melangkah ke-16 besar Piala Dunia 2026.
Ini bener-bener jadi akhir yang manis untuk Maroko, setelah laga yang begitu menegangkan dari menit awal.
Usai sukses menyingkirkan tim kuat sekelas Belanda lewat adu penalti, para pemain tak lupa bersujud syukur di atas lapangan, sebagai bentuk rasa syukur atas kemenangan yang mereka raih.
Berkat kerja keras yang mereka tunjukkan sepanjang pertandingan, Maroko berhasil melaju ke-16 besar, dan perjalanan Brahim Díaz dkk di Piala Dunia masih terus berlanjut.
Jalannya pertandingan di waktu normal bener-bener bikin jantung mau copot. Kedua tim bermain sangat hati-hati di babak pertama sampai akhirnya Belanda berhasil memecah kebuntuan terlebih dahulu.
Skuad De Oranje sukses mencetak gol di menit 72 lewat aksi ciamik dari C. Gakpo. Ketika pendukung Belanda sudah bersiap merayakan kemenangan, Maroko menunjukkan mental baja mereka.
Tepat di masa injury time, Issa Diop mencetak gol balasan dramatis di menit 90+1 yang membuat skor menjadi imbang 1-1 dan memaksa laga berlanjut hingga babak adu penalti.
Baca juga: 4 Fakta Pertandingan Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Furia Roja Makin Bersinar!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan