INDOZONE.ID - Jerman angkat koper dari Piala Dunia 2026. Jerman pun mengukir catatan buruk dengan pertama kalinya kalah dalam adu penalti di Piala Dunia.
Jerman melawan Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Boston, Amerika Serikat (AS), Selasa (30/6/2026).
Di atas kertas, Jerman seharusnya mampu mengalahkan Paraguay dengan mudah. Akan tetapi, fakta di lapangan hijau justru berkata sebaliknya.
Jerman tampil dominan sepanjang pertandingan dengan penguasaan boleh menyentuh 75 persen. Dominasi itu membuahkan 21 tembakan yang tujuh di antaranya tepat sasaran.
Baca juga: Gagal Total di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Mundur Sebagai Pelatih Korea Selatan
Namun, Jerman justru kebobolan lebih dulu karena gol Julio Enciso pada menit 42. Jerman pun tertinggal 0-1 dari Paraguay saat babak pertama berakhir.
Jerman baru mampu menyamakan kedudukan melalui aksi Kai Havertz pada menit 54. Jerman menggempur pertahanan Paraguay untuk mendapatkan gol kemenangan, tapi skor imbang tidak berubah hingga waktu normal habis.
Drama tersaji kala Der Panzer mencetak gol pada menit 102 melalui sundulan Jonathan Tah. Sayangnya, VAR menganulir gol tersebut karena Waldemar Anton dianggap menghalangi kiper Paraguay, Orlando Gill.
Keputusan tersebut jadi perdebatan karena kontak antara Anton dan Gill terlihat ringat. Tapi, keputusan wasit tidak berubah yang berujung pada skor 1-1 tidak berubah hingga babak tambahan waktu usai.
Memasuki babak adu penalti, Jerman sejatinya ada di atas angin karena catatan apik tidak pernah kalah dalam adu tos-tosan di Piala Dunia.
Dalam empat babak adu penalti sebelumnya di Piala Dunia, Jerman selalu keluar sebagai pemenang. Berikut catatan lengkapnya:
Namun, catatan apik itu rusak pada hari ini. Havertz, Nick Woltemade, dan Tah tidak mampu mencetak gol dari titik putih untuk Jerman, sedangkan Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena merupakan algojo penalti Paraguay yang gagal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BR Football