INDOZONE.ID - Kabar gembira datang dari dunia tenis meja. Kontingen Indonesia berhasil meraih dua medali emas di Kejuaraan Tenis Meja Internasional Malaka atau Kejohanan Kebangsaan Pingpong Piala YB Allex Seah KU-19 dan KU-11 di Stadium Bola Keranjang, Bukit Serindit, Malaka, Malaysia, Minggu (12/4/2026).
Tak cuma medali emas, Indonesia juga membawa pulang dua medali perak di kejuaraan tersebut. Indonesia tampil gemilang atas tiga negara lain yakni Singapura, Kamboja dan tuan rumah Malaysia.
"Turnamen diikuti 64 peserta di setiap kategori dari empat negara. Kami bersyukur atlet tenis meja Indonesia mampu meraih podium tertinggi di ajang ini," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) Peter Layardi Lay, dilansir Antara, Minggu.
Baca juga: Mengenal Jenis Pukulan dalam Olahraga Tenis Meja dan Cara untuk Melakukannya
Prestasi gemilang ini menandai bahwa pembinaan tenis meja berada di jalur yang tepat dan berhasil mengharumkan nama bangsa di kejuaraan internasional.
Prestasi membanggakan datang dari kategori KU-19 yang menghadirkan final sesama atlet Indonesia, baik di nomor tunggal putra maupun putri.
Pada nomor tunggal putra KU-19, Mumtaz Alaitsi keluar sebagai juara setelah mengalahkan Dafi Nanda Fahreza dengan skor tipis 3-2. Sementara di sektor putri, Karinza Matahari berhasil meraih gelar juara usai menundukkan Huliatilul Asyiroh Mughni, juga dengan skor 3-2.
Menanggapi hasil tersebut, Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menyampaikan apresiasi kepada para atlet serta PB PTMSI atas keberhasilan pembinaan yang telah dilakukan.
“Prestasi ini diharapkan bisa menjadi motivasi untuk terus berkembang. Ke depan, semoga tenis meja Indonesia mampu meraih hasil yang lebih baik di ajang internasional, baik di nomor tunggal maupun multievent, bahkan hingga Olimpiade,” ujarnya.
Baca juga: Rayakan HUT Ke-80 Indonesia, Indozone Gelar Lomba Tenis Meja: Merdeka Tanpa Drama!
Para atlet yang tampil dalam ajang ini merupakan hasil pembinaan dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB PTMSI 2025 yang digelar di Banjarmasin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA