INDOZONE.ID - Bagi penonton pemula, menyaksikan pertandingan tenis lapangan untuk pertama kalinya sering kali memicu kebingungan. Mengapa setelah poin pertama skor menjadi 15, bukan 1? Apa itu love? Dan mengapa angka 40 tiba-tiba diikuti oleh istilah deuce?
Sebagai perpaduan antara ketegasan wasit kursi yang menjaga kepatuhan regulasi dan analisis komentator olahraga yang membedah taktik, artikel ini hadir untuk mendemistifikasi sistem skor paling unik di dunia olahraga ini secara lugas dan instruksional.
Baca juga: Daftar Turnamen Tenis Meja Paling Prestisius di Dunia yang Wajib Diketahui
Tenis tidak menggunakan hitungan linier (1, 2, 3, 4). Setiap game (gim) dimulai dari angka nol, yang dalam tenis disebut dengan istilah Love. Istilah ini konon diadopsi dari bahasa Prancis "l'oeuf" yang berarti telur, menggambarkan bentuk angka nol.
Ketika pemain berhasil menyarangkan bola atau lawan melakukan kesalahan, poin akan berjalan dengan struktur sebagai berikut:
Asal-usul Historis: Sistem 15-30-40 ini berakar dari abad pertengahan di Prancis, di mana pergerakan skor dicatat menggunakan jarum jam dinding.
Setiap poin menggeser jarum sebanyak 15 menit (15, 30, 45). Seiring berjalannya waktu, angka 45 disingkat menjadi 40 agar lebih mudah dan cepat diucapkan oleh wasit.
Baca juga: 7 Kompetisi Tenis Paling Elite di Dunia, Ajang Pembuktian Para Petenis Top
Aturan paling fundamental dalam tenis adalah: Anda tidak bisa menang hanya dengan selisih satu poin. Anda harus unggul minimal dua poin berturut-turut untuk mengunci kemenangan. Di sinilah situasi Deuce terjadi.
Deuce (Skor 40-40): Ketika kedua pemain sama-sama meraih tiga poin, skor tidak disebut 40-40, melainkan Deuce. Ini adalah titik kritis di mana tensi pertandingan meningkat.
Advantage (Keunggulan): Pemain yang berhasil merebut poin pertama setelah situasi Deuce akan mendapatkan status Advantage (biasa disingkat Ad).
Untuk memahami siapa yang keluar sebagai pemenang akhir, Anda harus memahami tiga lapisan hierarki berikut dari bawah ke atas:
Seperti yang dijelaskan di atas, seorang pemain memenangkan 1 game jika berhasil meraih 4 poin (dimulai dari 15, 30, 40, hingga game) dan wajib unggul dua poin dari lawan. Papan skor akan mencatat angka 1-0.
Satu set terdiri dari kumpulan beberapa game.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan