Trofi Piala Dunia 2026. (REUTERS/Eduardo Munoz)
INDOZONE.ID - Piala Dunia 2026 telah selesai, namun euforianya masih terasa. Lebih dari sebulan, para penggemar sepak bola di seluruh dunia disuguhkan pertandingan seru, kejutan hingga drama di lapangan.
Piala Dunia edisi kali ini juga tak lepas dari momen-momen ikonik yang sulit dilupakan. Mulai dari aksi individu pemain, selebrasi, gol spektakuler, aksi penyelamatan kiper hingga kisah emosional yang jadi perbincangan publik.
Semuanya momen itu jadi bagian sejarah Piala Dunia 2026 yang akan terus dikenang penggemar sepak bola.
Dalam artikel ini, Indozone akan mengurai deretan momen paling ikonik yang mewarnai Piala Dunia 2026. Apa saja? Simak selengkapnya!
Spanyol merayakan gelar juara Piala Dunia 2026. (Instagram/@sefutbol)
Timnas Spanyol keluar sebagai kampiun Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina di partai final. Di laga yang digelar di Stadion MetLife, New York itu, Spanyol menang tipis dengan skor 1-0.
Kemenangan ini menandai trofi Piala Dunia kedua Spanyol setelah 16 tahun. Spanyol pertama kali juara dunia pada Piala Dunia Afrika 2010, mengalahkan Belanda di final.
Di tengah kekuatan tim-tim raksasa, timnas Cape Verde mencuri perhatian di Piala Dunia 2026. Sebagai tim debutan, Cape Verde mampu menembus 32 besar meski tanpa meraih satu pun kemenangan.
Aksi gemilang kiper Cape Verde, Vozinha sukses menahan imbang tim-tim elite seperti Spanyol (0-0), Uruguay (0-0), Arab Saudi (0-0). Hasil itu membuat Cape Verde lolos sebagai runner-up Grup H dan mencetak sejarah sebagai salah satu tim kejutan di Piala Dunia 2026.
Perjalanan ajaib Cape Verde di Piala Dunia 2026 berakhir dengan sangat terhormat di babak 32 besar, usai membuat Argentina kesusahan menang dengan skor 3-2.
Momen Cristiano Ronaldo menangis usai tersingkir dari Piala Dunia 2026. (Instagram/@fabriziorom)
Momen ikonik lainnya adalah tangisan emosional kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. Air mata sang megabintang pecah setelah Portugal harus mengakui keunggulan Timnas Spanyol dengan skor tipis 0-1 di babak 16 besar.
Kekalahan tersebut terasa begitu menyakitkan bagi Ronaldo. Pasalnya, Piala Dunia 2026 jadi kesempatan terakhir Ronaldo untuk mewujudkan mimpinya mengangkat trofi bergengsi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan, FIFA