INDOZONE.ID - Son Heung-min resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Tottenham Hotspur, dan memilih melanjutkan karier di Major League Soccer (MLS) bersama Los Angeles FC (LAFC).
Meski awalnya tidak masuk dalam rencana, pembicaraan dengan presiden klub membuat sang bintang Korea Selatan mantap menerima tawaran tersebut.
Son Pecahkan Rekor Transfer MLS
LAFC menebus Son dari Tottenham dengan mahar lebih dari £20 juta atau sekitar Rp437 miliar.
Nilai ini memecahkan rekor transfer MLS yang sebelumnya dipegang Atlanta United, ketika mendatangkan Emmanuel Latte Lath dari Middlesbrough pada Februari lalu seharga £16,5 juta atau sekitar Rp361 miliar.
Baca juga: Resmi Gabung LAFC, Son Heung-min Akui MLS Bukan Tujuan Utama
Pemain berusia 33 tahun ini menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi.
Berpisah Setelah 10 Tahun Bersama Spurs
Dalam konferensi pers, Son mengumumkan keputusan untuk meninggalkan Tottenham setelah satu dekade membela klub asal London tersebut.
Momen perpisahan itu terjadi hanya dua hari, sebelum ia terlihat hadir di tribun penonton saat LAFC mengalahkan Tigres UANL 2-1 di ajang Leagues Cup, Selasa (5/8/2025).
“Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Los Angeles adalah kota yang luar biasa. Sejujurnya, ini bukan pilihan pertama saya,” kata Son.
"Tapi setelah saya berbicara dengan Co-President LAFC, John Thorrington, dia benar-benar mengubah pikiran, hati, dan pandangan saya. Dia menunjukkan, inilah tempat saya seharusnya berada. Sekarang saya di sini, saya sangat bahagia dan bersemangat," sambungnya.
Baca juga: Prestasi Monumental Son Heung-min: Legenda Abadi Tottenham Hotspur
Son menjelaskan, dirinya datang ke Los Angeles untuk meraih prestasi. Menurutnya, kota ini memiliki sejarah sebagai rumah bagi para juara. Ia ingin, turut menulis bab berikutnya dalam sejarah tersebut.
Ia menegaskan, tujuannya adalah mengangkat trofi serta memberikan segala kemampuan untuk klub, kota, dan para pendukungnya.
Reuni dengan Hugo Lloris
Di LAFC, Son kembali akan bermain bersama mantan rekan setimnya di Tottenham, Hugo Lloris.
Saat ini, klub barunya itu menempati peringkat keenam klasemen Konferensi Barat MLS, dan masih memiliki peluang besar untuk bersaing di papan atas.
Son memainkan laga terakhirnya untuk Tottenham dalam pertandingan persahabatan pramusim melawan Newcastle di Seoul, Korea Selatan, Minggu (3/8/2025).
Sejak direkrut dari Bayer Leverkusen pada 2015, ia mencetak 173 gol dalam 454 pertandingan untuk Spurs.
Salah satu momen paling bersejarah dalam kariernya adalah, saat memimpin Tottenham sebagai kapten dan mengantarkan klub meraih gelar Liga Europa pada Mei lalu, setelah mengalahkan Manchester United di final, trofi pertama dalam 17 tahun terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC Sport