Minggu, 10 AGUSTUS 2025 • 12:20 WIB

Manchester City Siap Sambut Era Baru Tanpa Kevin De Bruyne

Author

Foto yang menunjukkan manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberi arahan kepada pemain sebelum perpanjangan waktu melawan Al Hilal di Piala Dunia Antarklub FIFA di Orlando, AS, pada 30 Juni 2025. (REUTERS/Hannah Mckay/File Photo)

INDOZONE.ID - Manchester City memasuki musim baru Man City dengan suasana berbeda dari satu dekade terakhir. Untuk pertama kalinya dalam 10 tahun, Manchester City tanpa Kevin De Bruyne di lapangan. 

Pep Guardiola kini memimpin era baru Man City yang diharapkan bisa menghapus memori musim lalu yang mengecewakan dan mengembalikan kejayaan The Citizens.

Tantangan mereka tidak ringan. Liverpool, Arsenal, dan Chelsea, sama-sama aktif berbelanja pemain di bursa transfer. 

Namun, kembalinya Rodri sebagai peraih Ballon d’Or dari cedera dan kembalinya ketajaman Erling Haaland, memberi harapan besar bagi Manchester City pasca ditinggal De Bruyne.

Musim 2024/2025 awalnya diprediksi akan membawa City mencatat rekor juara Premier League lima kali beruntun. Namun, performa menurun di pertengahan musim membuat mereka terpental dari persaingan gelar. 

Mereka finis di posisi ketiga dengan jumlah poin terendah selama era Guardiola, kalah sembilan kali lebih banyak dari gabungan dua musim sebelumnya.

Baca juga: Cedera Lagi, Manchester City Tak Akan Diperkuat Rodri hingga September

City juga tersingkir lebih awal dari Liga Champions dan Piala Liga, serta kalah di final Piala FA dari Crystal Palace. Itu berarti untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, mereka mengakhiri musim tanpa satu pun trofi.

Absennya Rodri karena cedera ligamen lutut sejak September menjadi pukulan telak. Tanpa gelandang Spanyol itu, City kalah sembilan kali dari 12 laga di semua ajang. 

Sementara Haaland, meski tetap mencetak 31 gol, mengalami penurunan dari dua musim sebelumnya. Musim ini, striker Norwegia itu bertekad kembali merebut Sepatu Emas.

Guardiola mulai melakukan perombakan sejak musim lalu, mengeluarkan £180 juta untuk merekrut Omar Marmoush, Abdukodir Khusanov, Nico Gonzalez, dan Vitor Reis.

Marmoush langsung mencuri perhatian dengan hat-trick hanya dalam 13 menit saat melawan Newcastle United pada Februari.

Di musim panas ini, City kembali jor-joran hingga total belanja tahun 2025 menembus £300 juta. Mereka mendatangkan gelandang Belanda Tijjani Reijnders, bek kiri Rayan Ait-Nouri, winger Rayan Cherki, dan kiper James Trafford. 

Ait-Nouri diharapkan memperkuat sektor kiri, sementara Reijnders dan Cherki diandalkan untuk mengisi kreativitas yang hilang akibat kepergian Kevin De Bruyne.

Baca juga: Hampir Satu Dekade Latih Manchester City, Pep Guardiola Blak-blakan Soal Masa Depannya: Saya akan Pergi Usai Tahap ini!

Selain Haaland, City punya banyak opsi di lini serang, yakni Marmoush, Phil Foden, Jeremy Doku, Savinho, Oscar Bobb, dan Cherki siap bersaing memperebutkan tempat utama. 

Guardiola mengakui suasana tim saat ini sangat positif, tetapi ia tak menganggap musim ini akan berjalan mulus.

Saya yakin musim ini akan baik, tapi tidak akan seperti karpet merah. Akan selalu ada masalah, dan yang terpenting adalah bagaimana kami mengatasinya,” ujar Guardiola di sesi latihan terbuka awal pekan ini.

Pelatih asal Spanyol yang terikat kontrak hingga Juni 2027 itu tidak mau memasang target spesifik. “Kadang kita sudah memberikan yang terbaik, tapi lawan memang lebih baik. Musim ini kami menantang diri sendiri, itu target utama,” tambahnya.

Meski fokus pada persaingan di lapangan, City masih dibayangi 115 tuduhan pelanggaran aturan keuangan Premier League.

Klub telah membantah semua tuduhan tersebut, dan media Inggris memprediksi keputusan kasus ini akan keluar pada jeda internasional bulan Oktober.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Football Espana

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU