Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 29 JUNI 2026 • 17:20 WIB

Wamenpora Taufik Hidayat Ungkap Tiga Fokus Penguatan Ekosistem Olahraga Nasional

Wamenpora Taufik Hidayat Ungkap Tiga Fokus Penguatan Ekosistem Olahraga NasionalWakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Taufik Hidayat. (INDOZONE/Nadya Mayangsari)

INDOZONE.ID - Upaya membangun ekosistem olahraga yang sehat, maju, dan berdaya saing, dinilai membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. 

Kemitraan tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan olahraga nasional.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Republik Indonesia, Taufik Hidayat, saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dan PT Nestlé Indonesia pada Senin (29/6/2026).

Baca juga: Tak Mau Terlena, Kemenpora Evaluasi Hasil SEA Games 2025 untuk Bersinar di Asian Games 2026

Dalam kesempatan tersebut, Taufik menyebut keterlibatan sektor swasta merupakan bagian penting dalam memperkuat ekosistem olahraga di Indonesia. 

"Keterlibatan dunia usaha merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, maju, dan berdaya saing," ujarnya.

Ia juga berharap kerja sama yang telah disepakati tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret yang memberikan kontribusi nyata dan berdampak luas bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Taufik Hidayat menjelaskan terdapat tiga fokus utama yang akan menjadi dasar implementasi kerja sama. Ketiga fokus tersebut meliputi penguatan dukungan bersama dalam membudayakan olahraga, peningkatan prestasi atlet, serta pengembangan industri olahraga nasional. 

Taufik juga menyoroti pentingnya mempercepat pertumbuhan industri olahraga nasional melalui berbagai bentuk fasilitasi, promosi, dan kemitraan strategis. 

Menurutnya, pengembangan industri olahraga tidak hanya bergantung pada regulasi dan kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Pemerintah meyakini bahwa pengembangan industri olahraga bukan hanya soal menyediakan regulasi dan rangka kebijakan, tetapi juga kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan," pungkasnya.

Baca juga: Kemenpora Tuntaskan Gelaran Kompetisi Basket Pelajar Asia, 9th ASBC 2025

Kolaborasi Nestlé MILO dengan Kemenpora diwujudkan melalui berbagai program strategis yang mencakup aspek pembudayaan hingga pengembangan industri olahraga yang akan menjangkau lebih dari 60.000 masyarakat di seluruh Indonesia.

Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui berbagai program, seperti Car Free Day (CFD) di sejumlah kota, Tes Kebugaran Pelajar Nasional (TKPN) di 100 sekolah, dan Indonesia Sports Summit 2026. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Wamenpora Taufik Hidayat Ungkap Tiga Fokus Penguatan Ekosistem Olahraga Nasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!