David de Gea Kembali ke Old Trafford: Pertandingan yang Tidak Akan Pernah Saya Lupakan
INDOZONE.ID - Ada momen yang terasa sangat tepat, ketika Altay Bayindir berhasil menepis tendangan penalti yang memastikan kemenangan Manchester United dalam laga persahabatan pramusim terakhir mereka melawan Fiorentina.
Namun, kemenangan itu bukanlah cerita utama. Hari tersebut menjadi istimewa karena menandai kembalinya David de Gea ke Old Trafford, stadion yang telah menjadi rumahnya selama lebih dari satu dekade.
Dua musim telah berlalu sejak De Gea dilepas secara mengejutkan oleh United, setelah mencatat 545 penampilan, dan menempati urutan ketujuh dalam daftar pemain dengan penampilan terbanyak sepanjang sejarah klub.
Keputusan itu diambil manajer Erik ten Hag yang kala itu memilih merekrut Andre Onana dari Inter Milan dengan biaya £47,2 juta.
Baca juga: Banyak Blunder, Andre Onana Ragu Bisa Bertahan di Manchester United
Keputusan United yang Masih Diperdebatkan
Kepergian De Gea sempat membuatnya mempertimbangkan pensiun dari sepak bola profesional. Meski akhirnya ia tetap bermain, keputusan United melepasnya masih menjadi topik hangat di kalangan penggemar.
Tidak sedikit yang mempertanyakan apakah Onana benar-benar sepadan dengan harga yang dikeluarkan klub.
Musim ini, perbandingan keduanya sulit dilakukan. Onana absen karena cedera otot paha dan diragukan tampil pada laga pembuka Premier League melawan Arsenal pekan depan.
Jika belum pulih, Altay Bayindir kemungkinan akan dipercaya mengawal gawang.
Baca juga: Onana Terlalu Banyak Kebobolan, Manchester United Disarankan Pulangkan De Gea
Bayindir sempat diprediksi hengkang pada musim panas ini, setelah kalah bersaing dengan Onana dan United kalah di final Liga Europa oleh Tottenham.
Namun, minimnya klub yang tertarik membuatnya tetap bertahan. Puncak penampilannya datang saat menepis penalti Fabiano Parisi dan memastikan kemenangan adu penalti 5-4 setelah bermain imbang 1-1 pada Sabtu (9/8/2025).
Perpisahan De Gea yang Akhirnya Terwujud
De Gea ditarik keluar sebelum laga berakhir. Sambutan meriah mengiringi setiap langkahnya. Mulai dari saat pemanasan hingga masuk ke lapangan.
Lebih dari 60 ribu penonton di Old Trafford memberi penghormatan yang tak sempat ia terima pada tahun 2023.
“Ini adalah pertandingan yang tak akan pernah saya lupakan,” ujar kiper berusia 34 tahun itu.
“Kadang sulit menggambarkan perasaan di lapangan, melihat semua penonton, merasakan atmosfernya. Sangat emosional bagi saya,” tambahnya.
Baca juga: David de Gea Puji Antony Usai Gol Cantik di UEFA Conference League
Meski sempat melakukan kesalahan seperti tabrakan dengan rekan sendiri yang berujung gol bunuh diri Robin Gosen, De Gea tetap menunjukkan kelasnya.
Ia melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang emas Leny Yoro dan Harry Maguire.
Bayindir pun tampil solid, salah satunya saat menghalau tembakan mantan striker Everton, Moise Kean, meski kemudian diketahui bendera offside sudah lebih dulu terangkat.
Baca juga: Gagalkan 2 Penalti AC Milan, David de Gea Menolak Dipuji
Bagi banyak penggemar, Bayindir mungkin bukan peningkatan dari De Gea, namun keduanya kini berada di jalur karier yang berbeda.
Ada kabar bahwa, performa De Gea mulai menurun sejak ia menyadari masa depannya di United kian suram.
Meski begitu, andai diberi pilihan, banyak pendukung Setan Merah yang masih akan memilih De Gea di bawah mistar untuk menghadapi Arsenal.
Sayangnya, itu hanya akan menjadi kenangan, karena jalan mereka kini telah berpisah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC Sport