Jumat, 15 AGUSTUS 2025 • 09:15 WIB

UEFA Bentangkan Spanduk ‘Hentikan Pembunuhan Anak-anak’ di Super Cup 2025

Author

Banner UEFA sebelum pertandingan UEFA Super Cup 2025. (REUTERS/Remo Casilli)

INDOZONE.ID - UEFA menampilkan spanduk bertuliskan 'Hentikan pembunuhan anak-anak', dan 'Hentikan pembunuhan warga sipil'.

Momen itu terjardi sebelum pertandingan UEFA Super Cup 2025 antara Tottenham Hotspur, dan Paris Saint-Germain di Stadio Friuli, Udine, Italia, Rabu (13/8/2025).

Spanduk ini dibentangkan tepat di tengah lapangan, di depan para pemain yang sudah berbaris sebelum kick-off, dan menjadi momen menarik perhatian publik dan media.

Kehadiran Anak-anak Pengungsi dari Gaza

Dalam momen tersebut, dua anak pengungsi dari Gaza ikut serta dalam upacara penyerahan medali.

Mereka adalah Tala, gadis berusia 12 tahun, dan Mohamed, bocah laki-laki berusia 9 tahun. Keduanya kini tinggal di Milan untuk menjalani perawatan medis.

Baca juga: Kalahkan Tottenham Hotspur di Adu Penalti, PSG Berhasil Keluar Sebagai Juara UEFA Super Cup 2025

Selain itu, sembilan anak pengungsi dari berbagai negara konflik termasuk Afghanistan, Irak, Nigeria, dan Ukraina juga ikut dalam pertunjukan sebelum pertandingan.

Kehadiran mereka memberi pesan soal perlunya perhatian UEFA terhadap anak-anak yang terdampak perang dan konflik di seluruh dunia.

Kritik Mohamed Salah kepada UEFA

Beberapa hari sebelumnya, Sabtu (9/8/2025), penyerang Liverpool Mohamed Salah mengkritik UEFA melalui media sosial.

Kritik ini muncul setelah UEFA mengunggah penghormatan kepada pemain sepak bola Palestina, Suleiman al-Obeid, tanpa menjelaskan penyebab kematiannya.

Baca juga: Mohamed Salah Tegur UEFA yang Tidak Ungkap Penyebab Kematian 'Pele Palestina' Suleiman Al-Obeid

Menurut Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA), Obeid dikenal sebagai 'Pele Palestina' meninggal akibat serangan Israel di Gaza saat menunggu bantuan kemanusiaan pada Jumat (8/8/2025).

Menanggapi unggahan UEFA di platform X, Salah menulis, “Bisakah Anda memberitahu kami bagaimana dia meninggal, di mana, dan mengapa?”

Bantuan Kemanusiaan UEFA untuk Anak-anak Gaza

Selasa (12/8/2025), UEFA Foundation for Children mengumumkan perluasan program kemanusiaan untuk membantu anak-anak di Gaza.

Program ini dijalankan bekerja sama dengan tiga lembaga amal yang aktif memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah tersebut.

Hal ini menjadi bukti, UEFA tidak hanya aktif di lapangan hijau, tetapi juga peduli terhadap isu sosial dan kemanusiaan yang berdampak pada anak-anak di kawasan konflik.

Baca juga: Tidak Adil! Suporter Crystal Palace Demo Keputusan UEFA yang Degradasikan Klub dari Liga Europa

Aturan UEFA

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin (REUTERS/Leonhard Foeger)

UEFA memiliki aturan ketat yang melarang penayangan pesan politik, ideologis, maupun keagamaan di stadion sebelum, selama, atau setelah pertandingan.

Pelanggaran aturan ini bisa berujung pada denda atau sanksi disiplin lainnya.

Sebelumnya, pada Oktober 2023, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, pernah mengirim surat kepada Ketua Asosiasi Sepak Bola Israel, menyampaikan rasa dukanya atas tragedi kekerasan di Israel setelah serangan Hamas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: UEFA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU