Minggu, 24 AGUSTUS 2025 • 18:20 WIB

Usai Hijrah ke Arsenal, Mural Eberechi Eze di Stadion Emirates Dirusak Suporter Tottenham Hotspur

Author

Mural Eberechi Eze yang dibuat fans Arsenal, dirusak oleh fans Tottenham Hotspur. (X/@northbanksyafc)

INDOZONE.ID - Mural pemain anyar Arsenal, Eberechi Eze, dirusak oleh oknum yang diduga suporterTottenham Hotspur.

Aksi vandalisme ini terjadi hanya beberapa jam sebelum kepindahan Eze dari Crystal Palace, resmi diumumkan dengan nilai transfer mencapai £67,5 juta.

Eze lebih dulu menjalani tes medis pada Jumat (22/8/2025) dan kemudian diperkenalkan sebagai rekrutan terbaru Arsenal dalam laga melawan Leeds United di Emirates Stadium, Sabtu (23/8/2025).

Baca juga: Terlalu Mahal dan Tidak Meyakinkan, Viktor Gyokeres Diragukan Bisa Bersinar di Arsenal

Sebelum resmi berseragam Arsenal, Eze sempat dikabarkan akan bergabung dengan Tottenham. Bahkan, pada Rabu (20/8/2025), Spurs telah menyepakati transfer dengan Crystal Palace.

Namun, Arsenal datang di menit akhir dengan tawaran serupa yang membuat Eze memiliki pilihan antara dua rival London Utara.

Sebagai seorang Gooner sejak kecil, keputusan sang pemain akhirnya jelas: memilih Arsenal.

Mural Eze di Emirates Jadi Korban Vandalisme

Mural Eberechi Eze yang dibuat fans Arsenal. (X/@northbanksyafc)

Setelah kabar transfernya ke Arsenal mencuat, sebuah mural bergambar Eze dengan seragam The Gunners muncul di terowongan dekat Stadion Emirates.

Karya seniman jalanan North Banksy itu menggambarkan selebrasi khas Eze dengan tambahan tulisan, “Semua jalan menuju rumah”, yang merujuk pada masa lalunya di akademi Arsenal.

Baca juga: Sindir Eze ke Arsenal, Thomas Frank: Kami Hanya Inginkan Pemain yang Benar-benar Mau ke Tottenham Hotspur

Namun, Sabtu (23/8/2025) pagi, mural tersebut ditemukan sudah dirusak. Bagian wajah Eze ditutupi cat putih, sementara di sampingnya muncul coretan kata “Yids”.

Kata ini sering digunakan sebagai ejekan bernuansa anti-Semit, yang kemudian dikaitkan dengan para pendukung Tottenham.

Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa vandalisme dilakukan oleh suporter Tottenham yang kecewa gagal mendapatkan sang gelandang.

Kekecewaan Suporter Tottenham

North Banksy selaku pembuat mural langsung bereaksi melalui akun X (Twitter) miliknya. Ia mengaku sangat kecewa atas aksi perusakan tersebut.

“Ini sangat menjengkelkan. Semua kerja keras itu hilang dalam hitungan detik – seperti yang dirasakan Tottenham soal transfer Eze! Tapi kami akan segera kembali...” tulisnya.

Baca juga: Tottenham Hotspur Kecam Pelecehan Rasial terhadap Mathys Tel usai Kalah dari PSG di UEFA Super Cup

Sementara itu, kekecewaan fans Tottenham bisa dipahami. Musim panas ini mereka gagal mendatangkan dua target utama untuk lini tengah, yakni Eberechi Eze dan Morgan Gibbs-White dari Nottingham Forest.

Situasi ini membuat tekanan terhadap manajemen Tottenham semakin besar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan Di Media Sosial

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU