Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 13:15 WIB

Petinggi Manchester United Tidak Akan Pecat Ruben Amorim Karena Ganteng?

Author

Ruben Amorim saat di Manchester United. (REUTERS PIC)

INDOZONE.ID - Jamie Carragher membuat teori yang unik soal alasan Ruben Amorim masih bertahan sebagai manajer Manchester United, meski performa tim sangat mengecewakan.

Mantan bek Liverpool itu menilai karisma, pesona, dan penampilan menarik Amorim membuat posisinya di Manchester United tetap aman sejauh ini.

“Dia bagus saat konferensi pers, tapi karena tidak menang, orang-orang jadi berkata, ‘sudah, diam saja’,” ucap Carragher dalam acara The Overlap Fan Debate.

Baca juga: Ruben Amorim: Saya Tahu Bruno Fernandes Tidak Akan Penalti Gagal Dua Kali, Jadi Saya Tidak Perlu Melihatnya

Dibandingkan dengan Mourinho

Menurut Carragher, jika Amorim mampu membawa kemenangan, suporter Manchester United akan melihatnya sebagai manajer yang memiliki karakter kuat.

Ia mencontohkan bagaimana Jose Mourinho bukan hanya populer karena kata-katanya yang tajam, tetapi juga karena prestasi yang membuatnya dihormati.

Hal serupa berlaku pada Brian Clough. Setiap kali ia berbicara, orang-orang mendengarkan, sebab ia memiliki reputasi sebagai pemenang sejati.

Baca juga: Fenerbahce Pecat Jose Mourinho Usai Gagal Bawa Klub Lolos ke Liga Champions

“Saya merasa, jika Amorim tidak karismatik atau tidak tampan, mungkin dia sudah dipecat lebih cepat. Kalau kita lihat hasilnya sekarang, memang buruk sekali,” kata Carragher.

Hasil Buruk Manchester United di Bawah Amorim

Ruben Amorim kecewa Manchester United gugur dari Piala Liga Inggris musim ini. (Reuters/Lee Smith)

Musim lalu, Manchester United hanya finis di peringkat ke-15 Premier League. Mereka juga kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur, dan memulai musim baru dengan catatan yang buruk.

United harus menelan kekalahan di kandang dari Arsenal pada laga perdana, hanya bermain imbang melawan Fulham, dan tersingkir di Piala Carabao, lewat adu penalti melawan tim divisi empat Liga Inggris, Grimsby Town.

Baca juga: Ruben Amorim Minta Maaf pada Fans MU Usai Disingkirkan Grimsby Town di Piala Liga Inggris

Situasi makin diperparah, ketika pada akhir pekan lalu, United hanya bisa menang tipis atas Burnley yang baru promosi, berkat penalti Bruno Fernandes di tambahan waktu.

Dari total 46 pertandingan, Amorim baru mampu membawa tim meraih 18 kemenangan. Statistik ini membuat posisinya terus dalam tekanan.

INEOS Masih Beri Dukungan untuk Amorim

Pemilik sebagian saham Manchester United dari INEOS, Sir Jim Ratcliffe (REUTERS/Phil Noble)

Meski kerap menuai hasil buruk, Amorim tetap mendapatkan dukungan penuh dari INEOS. Manajemen klub berharap, pelatih asal Portugal itu bisa segera membawa perubahan positif.

Baca juga: INEOS Tak Mau Terjebak Nostalgia, Sir Alex Ferguson Disalahkan Penyebab Keterpurukan Manchester United

Namun, sikap blak-blakan Amorim dalam konferensi pers juga sempat memicu kontroversi, terutama ketika ia menyebut tim asuhannya sebagai yang terburuk dalam sejarah Manchester United.

Carragher menutup pandangannya dengan menyebutkan, persaingan dengan para manajer top di Premier League bisa menjadi ujian sulit yang membuat Amorim kesulitan bertahan lama di Manchester United.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Overlap

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU