Selasa, 02 SEPTEMBER 2025 • 12:40 WIB

Mengenal Nina Gademan: Pembalap Belanda Binaan Alpine yang Mencuri Perhatian di F1 Academy!

Author

Nina Gademan (F1 Academy)

INDOZONE.ID - Kalau Kamu nonton ajang balap F1 Academy di Zandvoort akhir pekan kemarin, pasti ada satu nama yang bikin heboh. Yap, Nina Gademan

Tampil sebagai pembalap Wild Card di kandangnya sendiri, cewek berusia 21 tahun ini sukses bikin sejarah dan nunjukkin kalau dia bukan talenta kaleng-kaleng.

Didukung oleh tim Alpine, penampilan Nina di Grand Prix Belanda jadi bukti nyata kalau masa depan balap wanita itu cerah banget. Yuk, kita kenalan lebih jauh sama cewek satu ini!

Lahir di Wijster, Belanda, perjalanan Nina di dunia balap terbilang cukup ngebut. Ia baru memulai karting secara serius pada tahun 2018, tapi prestasinya langsung meroket. 

Baca juga: 3 Hal Penting dari Kemenangan Liverpool 1-0 Arsenal: Gol Szoboszlai, Masalah Cedera dan Keputusan Arteta

Melansir dari laman resmi F1 Academy, tahun 2019 lalu ia terpilih sebagai finalis di ajang bergengsi Girls On Track Le Mans Shootout. 

Satu tahun kemudian, Nina berhasil menyabet medali emas di ajang Karting Slalom Cup dalam FIA Motorsport Games. Nggak puas di karting, Nina pindah ke balap mobil dan langsung jadi juara rookie di PTC Cup. 

Nina juga finis kedua di balap ketahanan 24 Hours of Zolder 2022 bersama Xwift Racing Events. Menariknya, semua pembalap di tim ini adalah perempuan.

Tahun lalu, ia memulai debutnya di ajang F4 British Championship dan berhasil meraih podium rookie pertamanya di Sirkuit Thruxton. 

Baca juga: Ruben Amorim: Saya Tahu Bruno Fernandes Tidak Akan Penalti Gagal Dua Kali, Jadi Saya Tidak Perlu Melihatnya

Dari sini kelihatan jelas kalau Nina punya mental juara dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Nggak heran kalau tim sekelas Alpine meliriknya untuk jadi bagian dari program mereka.

Puncaknya datang saat seri GP Belanda. Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, ia benar-benar unleashed the beast. 

Di kualifikasi, Nina Gademan berhasil mencatatkan waktu 1 menit 39,5 detik, selisih sekitar 1,3 detik dari sang pole sitter, Maya Weug (binaan Scuderia Ferrari). 

Hasil ini membuat Nina harus start di P8, tepat di belakang rekan setimnya, Tina Hausmann (binaan Aston Martin) yang start P7.

Baca juga: Niat Hati Ingin Membalas Manchester United, Rayan Cherki Terpaksa Absen 2 Bulan Karena Cedera

Setelah melewati 17 putaran melelahkan di Race 1, Nina Gademan berhasil meraih kemenangan pertamanya di F1 Academy. Menariknya, ia menang di tanah kelahirannya sendiri. 

Hal ini menjadikan Nina sebagai salah satu pembalap wanita yang diperhitungkan. Sayangnya, di Race 2 ia tidak bisa berbuat banyak setelah finis P6. Maya Weug keluar sebagai pemenangnya.

Terdapat fakta menarik seputar pembalap cantik asal Belanda satu ini. Di luar trek, dia adalah seorang content creator dan streamer esports yang cukup dikenal. 

Jadi, kalau lagi nggak ngebut di sirkuit beneran, dia jago juga ngebut di dunia virtual.

Baca juga: Kemenpora Tuntaskan Gelaran Kompetisi Basket Pelajar Asia, 9th ASBC 2025

Kombinasi antara karier balap profesional dan eksistensinya di dunia gaming menjadikan Nina sebagai figur idola yang modern dan multidimensional.

Penampilan gemilangnya di Zandvoort jelas bukan sebuah kebetulan. Nina Gademan adalah paket lengkap yang wajib banget kita pantau perjalanannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU