Minggu, 07 SEPTEMBER 2025 • 11:00 WIB

Turnamen Sapto Cup Kembali Digelar Cetak Bibit Unggul Baru

Author

Sapto Cup VI 2025 (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Pecinta sepak bola warga Sukoharjo kini bisa berbangga hati karena Turnamen Sapto Cup VI kembali digelar.

Turnamen berlangsung mulai 6–21 September 2025 di Lapangan Desa Klumprit, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Turnamen dibuka oleh Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, yang juga menjadi penggagas lahirnya Turnamen Sapto Cup.

Eko Sapto menjelaskan bahwa turnamen ini tidak sekadar bermain bola, namun mempunyai tujuan ganda, yaitu sebagai ajang pembinaan sepak bola di daerah sekaligus mencari bibit-bibit unggul yang baru.

“Dengan adanya turnamen Sapto Cup ini, kami berharap akan lahir bibit-bibit unggul baru yang bisa membawa nama Sukoharjo di kancah nasional,” kata Sapto di acara pembukaan turnamen, Sabtu (6/9/2025).

Baca juga: Turnamen Biliar Kapolresta Banyuwangi Cup 1: Semangat Bhayangkara dan Upaya Menghapus Stigma Negatif

Dalam kesempatan tersebut, Sapto mengajak semua masyarakat Sukoharjo dan sekitarnya untuk menyaksikan turnamen sepak bola dengan tertib dan hati senang.

“Selain untuk bertanding mencari juara, sepak bola juga sebagai hiburan bersama. Lebih dari itu, mari kita menyaksikan dengan tertib, pererat persaudaraan, jangan mudah terprovokasi dengan hasutan yang tidak jelas,” ujar Sapto.

Dengan adanya seruan pesan damai tersebut, Sapto berharap masyarakat Sukoharjo saling menjaga dan saling mengingatkan agar suasana tetap kondusif.

“Bila suasana kondusif, aman, damai, masyarakat bisa bekerja dan beraktivitas dengan tenang, roda perekonomian pun berjalan lancar,” tambah Sapto.

Lebih lanjut, turnamen ini diikuti 16 tim kesebelasan dari Sukoharjo, Solo, dan Karanganyar, yaitu Bugel Polokarto, Persema Manang, Jatipuro Polokarto, Jabosick Baki, FFSR Sukoharjo, Anggrek Semi Palur, Pamenang Parangjoro, dan PNBL Indonesia Sukoharjo.

Turnamen Sapto Cup Kembali Digelar (Dok. Istimewa)

Selain itu ada MDI Sukoharjo, MTA Surakarta, Buls CK 167 Karanganyar, Bistan Surakarta, Putra Mulur Bendosari, Putrani Karanganyar, Casa Persega Karanganyar, dan MJ Musik Sukoharjo.

Untuk kualitas pemain, tak perlu diragukan lagi. Banyak pemain yang pernah berlaga di Liga 2 dan Liga 3.

Panitia menyediakan hadiah dan doorprize menarik, antara lain sepeda listrik untuk penonton di semifinal. Pada pertandingan final, ada dua unit sepeda motor dan satu unit sepeda listrik.

Kepala Desa Klumprit, Hartana, sangat senang turnamen Sapto Cup bisa diselenggarakan kembali di Lapangan Desa Klumprit.

“Pertama kali turnamen Sapto Cup diselenggarakan pada tahun 2016, dan sempat berhenti karena ada Covid. Kini mulai hadir kembali untuk masyarakat Sukoharjo,” kata Hartana.

Baca juga: Serunya Garuda International Cup V: Sepak Bola, Es Krim, dan Semangat Kemerdekaan!

Untuk kualitas lapangan, Hartana memastikan para pemain tidak akan kecewa.

“Karena kualitas lapangan di Desa Klumprit ini sudah setara dengan lapangan yang digunakan untuk kompetisi Liga 2,” ucap Hartana.

Untuk mendorong kemajuan sepak bola Sukoharjo, lanjut Hartana, pihak pemerintah desa akan menambah fasilitas lapangan, seperti penambahan tribun agar penonton nyaman.

Perlu diketahui, Sapto Cup terselenggara pada tahun 2016, 2017, dan 2018, namun sempat terhenti karena Covid. Lalu dilanjutkan lagi pada tahun 2023, 2024, dan 2025 tahun ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU