Jumat, 10 OKTOBER 2025 • 08:05 WIB

Jordan Henderson: Saya Kembali ke Timnas Inggris untuk Bermain, Bukan Jadi Cheerleader

Author

Jordan Henderson saat berlatih di Timnas Inggris. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)

INDOZONE.ID - Jordan Henderson akhirnya angkat bicara menanggapi kritik atas pemanggilannya ke Timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Pemain berusia 35 tahun itu menegaskan, dirinya bukan sekadar “cheerleader” di skuad The Three Lions, melainkan masih mampu bersaing dengan pemain muda.

Henderson memang sempat absen dari Timnas Inggris selama 16 bulan sebelum akhirnya mendapat kepercayaan lagi dari Tuchel pada Maret lalu.

Pelatih asal Jerman itu memuji mantan kapten Liverpool tersebut sebagai pemain dengan mental juara dan leadership yang bisa menjadi contoh bagi pemain lain di ruang ganti.

Baca juga: Steven Gerrard Beberkan Penyebab Generasi Emas Timnas Inggris Gagal Bersinar, Apa Itu?

Kembali dengan Semangat Baru

Sejak dipanggil kembali, Henderson sudah tampil empat kali untuk Timnas Inggris.

Ia juga kembali masuk daftar skuad Timnas Inggris untuk laga uji coba melawan Wales dan pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 menghadapi Latvia.

Meski sudah tidak muda lagi, Henderson menegaskan masih punya banyak hal yang bisa ia berikan untuk Timnas Inggris.

Baca juga: Thomas Tuchel Resmi Umumkan Skuad Timnas Inggris untuk Laga Kontra Wales dan Latvia, Tak ada Nama Phil Foden!

Ia menyebutkan, selama bertahun-tahun dirinya sudah menunjukkan kemampuan dan dedikasi untuk Timnas Inggris.

Meski banyak yang meragukan performanya, termasuk dari kalangan media, Henderson tetap fokus untuk membuktikan kualitas di lapangan.

Baginya, komentar negatif dari luar tim bukan hal yang terlalu dipikirkan.

Henderson Tegaskan Masih Layak di Timnas Inggris

“Yang paling penting bagi saya adalah pendapat pelatih, staf, dan para pemain. Tanyakan pada mereka apakah saya hanya seorang cheerleader di sini," tegasnya.

"Saya rasa salah satu pelatih terbaik di Eropa tidak akan memilih saya hanya untuk itu,” lanjutnya.

Baca juga: Thomas Tuchel Siapkan Strategi Lemparan Jauh untuk Timnas Inggris di Piala Dunia 2026

Pernyataan itu menjadi bentuk pembelaan dari Henderson terhadap kritik yang menuding dirinya hanya menjadi pelengkap di Timnas Inggris.

Ia menegaskan, pemanggilannya bukan sekadar formalitas, melainkan karena dirinya masih mampu memberikan kontribusi di lapangan.

Pembuktian Henderson

Musim ini, Henderson kembali merumput di Premier League bersama Brentford setelah dua tahun berpetualang di luar Inggris.

Sebelumnya, pada 2023, ia memutuskan hengkang dari Liverpool untuk bergabung dengan klub Saudi Pro League, Al-Ettifaq. Namun, keputusan itu sempat menuai kritik dan hanya berlangsung enam bulan.

Baca juga: Cabut dari Al-Ettifaq, Jordan Henderson Resmi Gabung ke Klub Belanda Ajax

Setelah meninggalkan Arab Saudi, Henderson melanjutkan kariernya bersama Ajax Amsterdam sebelum akhirnya kembali ke Inggris untuk membuktikan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tertinggi.

Kini, bersama Tuchel di Timnas Inggris, Henderson bertekad membungkam mulut para pengkritiknya dengan performa di lapangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daily Mail UK

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU