Pep Guardiola Minta Pemain Manchester City Jangan Selalu Bergantung pada Erling Haaland
INDOZONE.ID - Erling Haaland kembali membuktikan ketajamannya di lini depan Manchester City.
Striker asal Norwegia itu mencetak dua gol, dan membawa The Citizens menang 2-0 atas Everton di Premier League pada Sabtu (18/10/2025).
Namun, di balik kemenangan tersebut, pelatih Pep Guardiola mengingatkan, timnya tidak bisa terus bergantung pada Haaland untuk urusan mencetak gol.
Baca juga: Bantai Moldova 11-1, Erling Haaland Pecahkan Rekor Cetak 5 Gol dan 2 Assist untuk Norwegia
Haaland, yang kini berusia 25 tahun, sedang dalam performa luar biasa. Sepanjang musim ini, ia sudah mencetak 23 gol untuk klub dan tim nasional. Ketajamannya menjadi kunci kesuksesan City di berbagai kompetisi.
Meski begitu, Guardiola melihat ada masalah dalam keseimbangan produktivitas tim. Sebab sejauh ini, belum ada pemain lain yang mencatat lebih dari satu gol di Premier League.
Guardiola: City Butuh Kontribusi dari Semua Pemain
“Sejujurnya, saya agak kecewa Haaland tidak mencetak empat atau lima gol,” ujar Guardiola sambil tersenyum setelah pertandingan yang mengantarkan City ke puncak klasemen sementara.
“Tapi tanpa bercanda, saya sangat senang dengan performanya. Hanya saja, kami tidak bisa terus mengandalkan dia. Kami butuh kontribusi dari pemain lain, para winger, gelandang serang, semua harus tampil lebih tajam dan mencetak gol,” tambahnya.
Baca juga: Pep Guardiola: Kebahagiaan Terbesar Saya Adalah Melihat Manchester City Kembali Bangkit
Pernyataan tersebut menjadi keinginan dari Guardiola bahwa, ia ingin seluruh pemainnya lebih terlibat dalam urusan mencetak gol.
Pelatih asal Spanyol itu menilai, ketergantungan berlebihan pada Haaland bisa menjadi masalah dalam jangka panjang, terutama saat menghadapi tim-tim besar.
Banyak Peluang Terbuang, Guardiola Ingin Pemain Lebih Efektif
Guardiola kemudian menyoroti sejumlah peluang emas yang gagal dimanfaatkan dalam laga melawan Everton.
Ia menyebut nama Savinho, Jeremy Doku, dan Tijjani Reijnders sebagai contoh pemain yang punya peluang untuk mencetak gol, namun gagal menyelesaikannya dengan baik.
Baca juga: Pep Guardiola Akui Torehan Gol Erling Haaland di Manchester City Benar-Benar Gila!
Menurutnya, di Premier League, peluang sekecil apa pun harus bisa dimanfaatkan menjadi gol. Guardiola menegaskan, setiap pemain harus menuntut dirinya sendiri untuk tampil lebih efisien di depan gawang.
Efektivitas penyelesaian akhir menjadi faktor penting jika City ingin mempertahankan dominasi mereka di Inggris dan Eropa musim ini.
Ruben Dias Dukung Pesan Guardiola
Bek Manchester City, Ruben Dias, turut mendukung pandangan pelatihnya tersebut.
“Erling memang pemain yang sangat penting bagi kami, tapi semua orang di tim juga harus berkontribusi. Kami ingin semua pemain terlibat dalam mencetak gol, bukan hanya Haaland,” ujarnya.
Baca juga: Kontrak Akan Segera Berakhir, Manchester City Siap Bicarakan Kontrak Baru dengan Ruben Dias
Ucapan Dias mempertegas semangat kolektivitas yang ingin dibangun Guardiola di skuad City.
Dengan banyaknya pemain bertalenta di lini depan seperti Doku, Foden, dan Savinho, City seharusnya bisa mencetak gol dari berbagai lini, bukan hanya mengandalkan satu pemain.
Haaland Tetap Ganas di Premier League
Meski Guardiola menuntut keseimbangan, kontribusi Haaland tetap luar biasa. Ia saat ini memimpin daftar pencetak gol Premier League dengan koleksi 11 gol dari delapan pertandingan.
Menariknya, hanya ada tiga kali dalam sejarah liga di mana seorang pemain mampu mencetak 10 gol atau lebih dalam delapan laga pertama musim, dan ketiganya dilakukan oleh Haaland, yakni pada musim 2022–2023, 2024–2025, dan musim ini.
Prestasi tersebut menunjukkan, betapa konsistennya Haaland dalam mencetak gol.
Namun, Guardiola tetap berharap seluruh pemainnya bisa membantu mengangkat beban itu agar City semakin kuat dan sulit dikalahkan sepanjang musim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Daily Mail UK