Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 09:05 WIB

Rebutan Gelar Juara Dunia, Oscar Piastri Ungkap Hubungan dengan Lando Norris: Masih Bestie atau Musuhan?

Author

Lando Norris dan Oscar Piastri. (sumber: Forbes)

INDOZONE.ID - Drama rivalitas antara rekan setim di Formula 1 (F1) itu layaknya bumbu wajib yang bikin balapan makin sedap ditonton. 

Sejarah mencatat banyak banget persahabatan yang hancur gara-gara rebutan gelar juara dunia. 

Salah satunya yakni Lewis Hamilton vs Nico Rosberg di Mercedes 2016 lalu. Ada yang masih inget? 

Nah, musim 2025 ini, mata dunia tertuju ke garasi McLaren. 

Dengan persaingan gelar juara dunia yang makin panas menuju Grand Prix Las Vegas akhir pekan ini, banyak yang penasaran tentang bagaimana hubungan antara Oscar Piastri dan Lando Norris sebenarnya masih chill atau udah toxic sih?

Baca juga: FC Barcelona Kembali ke Camp Nou Akhir Pekan Ini Setelah Dua Tahun Lebih

Secara mengejutkan, Oscar Piastri akhirnya buka suara di podcast "Beyond the Grid". Jawabannya? Plot twist banget! 

Puncak Klasemen Pembalap yang Kian Memanas

Sebelum kita bahas curhatan Piastri, kita harus mundur dulu ke belakang kenapa isu keretakan ini muncul. 

Menuju GP Las Vegas, tensi di McLaren lagi tinggi-tingginya. Saat ini, Piastri tertinggal 24 poin di belakang Lando Norris.

Padahal, kalau diingat-ingat, Piastri sempat ada di atas angin setelah Grand Prix Belanda, di mana dia memimpin klasemen dengan keunggulan 34 poin dari Norris. 

Tapi, performa Piastri agak melempem belakangan ini dan dia cuma naik podium satu kali sejak momen itu. Sebaliknya, Norris lagi gacor-gacornya mengejar ketertinggalan. 

Baca juga: Rayakan Kemenangan Negaranya, Akun Media Sosial Resmi Bandara Terbesar di Irlandia Sampai Ganti Nama!

Situasi "saling sikut" demi poin inilah yang bikin fans berspekulasi kalau garasi McLaren lagi nggak baik-baik saja.

Senggolan di Kanada dan Manuver Agresif di Singapura Jadi Pemicu?

Spekulasi kalau mereka musuhan bukan tanpa alasan. Sepanjang musim ini, ada beberapa momen "awkward" dan tegang di lintasan yang bikin suasana memanas.

Di GP Kanada misalkan, Norris nggak sengaja menabrak bagian belakang mobil Piastri. 

Meskipun Norris langsung gentle mengakui kesalahannya dan tanggung jawab penuh, momen kayak gini tetep aja bikin deg-degan. 

Nggak cuma di Kanada, di GP Singapura pun Norris melakukan manuver overtake yang super agresif ke Piastri. 

Baca juga: 5 Keuntungan Fantastis yang Didapat Rizky Ridho Pasca Masuk Nominasi Puskas Award 2025

Hal ini sempat bikin Piastri kesal dan memicu reaksi dari tim McLaren.

Kejadian-kejadian ini bikin netizen yakin kalau persahabatan "Papaya Boys" ini udah retak. Tapi, benarkah begitu?

Pengakuan Piastri: "Lebih Baik dari Sebelumnya"

Di tengah gosip miring yang menerpa Piastri, ia memberikan klarifikasi yang bikin adem. 

Alih-alih merasa terancam atau benci sama rekan setimnya, Piastri justru merasa hubungan mereka makin solid di tahun ketiga mereka bersama.

"Menurutku (hubungan kami) entah persis sama atau, sejujurnya, mungkin lebih baik dari sebelumnya," ungkap Piastri di podcast Beyond the Grid.

Kok bisa? Padahal lagi rebutan gelar juara dunia lho. Piastri menjelaskan kalau durasi kebersamaan mereka justru jadi kuncinya.

Baca juga: Dana White Larang Dillon Danis Hadir di Semua Laga UFC usai Terlibat Perkelahian dengan Tim Islam Makhachev

"Ini lebih baik, karena kami jadi lebih mengenal satu sama lain sekarang setelah kami bersama selama tahun ketiga sebagai rekan satu tim. Jadi kami perlahan-lahan semakin mengenal satu sama lain," tambahnya.
 
Ternyata, makin lama bareng bikin mereka makin sefrekuensi dan paham karakter masing-masing.

Satu hal yang patut diacungi jempol dari dua pembalap muda ini adalah kedewasaan emosional mereka. 

Piastri mengakui kalau emosi sesaat itu pasti ada, tapi mereka punya skill khusus buat nggak membawanya ke luar lintasan.

"Mungkin ada emosi yang berumur pendek di luar lintasan, tapi menurutku kami berdua cukup pandai membiarkan hal itu mereda dan sekali lagi, meninggalkan masalah-masalah itu tetap di lintasan," jelas Piastri.

Baca juga: PSSI Rilis Project 2034 Garuda Membara, Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia dan 70 Besar FIFA

Intinya, apa yang terjadi di aspal, tetap di aspal. Begitu helm dibuka, mereka balik lagi jadi kawan. 

Sikap profesional dan "gak baperan" inilah yang bikin McLaren tetap solid meskipun dua pembalapnya lagi senggol bacok di klasemen.

Jadi, buat kalian yang ngarepin drama baku hantam antar rekan setim di McLaren, kalian harus gigit jari. 

Oscar Piastri dan Lando Norris membuktikan kalau bersaing ketat buat jadi juara dunia nggak harus mengorbankan pertemanan.

Sekarang, fokus mereka berdua adalah Grand Prix Las Vegas. 

Dengan selisih poin yang tipis dan sisa balapan yang makin sedikit, siapapun yang menang nanti, sepertinya mereka bakal tetap "party" bareng.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Podcast Beyond The Grid

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU