Sabtu, 22 NOVEMBER 2025 • 09:05 WIB

Pemerintah Malaysia Bekukan Pendanaan FAM, Buntut Skandal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi

Author

FIFA Tolak Banding FAM Terkait Kasus Pemain Naturalisasi, Tujuh Pemain Malaysia Dijatuhi Sanksi Berat dan Denda. (fam.org.my)

INDOZONE.ID - Pemerintah Malaysia membekukan semua bentuk pendanaan untuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). 

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari skandal pemalsuan dokumen naturalisasi tujuh pemain. 

"Langkah ini akan diambil segera sembari menunggu hasil investigasi," kata Hannah Yeoh, Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia. 

Skandal tersebut terkuak dari hasil investigasi FIFA. Badan Sepak Bola Dunia itu telah menjatuhkan sanksi kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi. 

Sebelum kasus pemalsuan dokumen mencuat, Pemerintah Malaysia memberikan dukungan dana jutaan Ringgit Malaysia (RM) untuk FAM.

Yeoh mengungkapkan rinciannya, RM5 juta untuk gaji pelatih dan RM15 juta untuk persiapan Asian Cup. 

Baca juga: Jejaring Skandal Judi Sepak Bola Turki Meluas: Komentator, Pelatih hingga Petinggi Klub Ikut Diinvestigasi

Selain itu, FAM juga memperoleh tambahan RM15 juta dari hibah sektor swasta. 

Khusus dana RM15 juta dari pemerintah, menurut Yeoh, diperuntukan untuk memperkuat timnas senior dan U-23.

“Ini meliputi gaji tim kepelatihan, perbaikian upah, peningkatan kualitas manajemen, dan latihan," papar Yeoh. 

Ia menegaskan dana tersebut tidak boleh digunakan untuk membiayai langkah hukum yang ditempuh FAM dalam kasus pemalsuan dokumen. 

"Kalau FAM mau maju ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), mereka harus membiayainya sendiri," ujar Yeoh.

Penggunaan dana dari pemerintah dipantau bulanan oleh komite gabungan yang melibatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga bersama Kementerian Keuangan. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Thestar.com.my

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU