Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 17:05 WIB

Video Rasisnya Sempat Viral, Enzo Fernandez Cerita Upaya Kembalikan Kepercayaan Rekan Setim

Author

Enzo Fernandez saat bermain di Chelsea. (Action Images via Reuters/Peter Cziborra)

INDOZONE.ID - Enzo Fernandez mengisahkan, bagaimana menghadapi masa paling sulit dalam kariernya, setelah video bernada rasis yang melibatkan dirinya beredar luas tahun lalu.

Gelandang Timnas Argentina itu tak menampik, hubungannya dengan rekan setim di Chelsea sempat memanas akibat insiden tersebut.

Namun ia menegaskan, situasi kini jauh lebih baik setelah meminta maaf untuk bertanggung jawab atas kelakuannnya.

Baca juga: Chelsea Akhirnya Buka Suara Soal Nyanyian Rasis yang Dilontarkan Enzo Fernandez Saat Perayaan Juara Copa America 2024

Skandal itu muncul dari siaran langsung Instagram yang merekam Fernandez ikut menyanyikan chant ofensif yang menargetkan pemain keturunan kulit hitam Prancis, usai Argentina menjuarai Copa America 2024.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) langsung bereaksi dan mengecam tindakan itu, sebagai sesuatu yang rasis serta tidak dapat diterima.

Ketegangan di Chelsea

Di dalam skuad Chelsea, video tersebut memunculkan reaksi yang cukup keras.

Beberapa pemain, termasuk Wesley Fofana yang merupakan orang Prancis, tidak menutupi rasa kecewa. Ia menilai, tindakan tersebut sebagai bentuk rasisme yang tidak bisa dibenarkan.

Bahkan, beberapa rekan setim Chelsea sempat berhenti mengikuti Fernandez di media sosial.

Baca juga: Enzo Fernandez Minta Maaf Usai Diterpa Isu Rasisme dan Di Unfollow Rekan Skuad Chelsea

Situasi tersebut membuat Fernandez langsung membatalkan rencana liburannya, dan bergabung lebih cepat dengan Chelsea di pramusim.

Ia merasa, harus menyelesaikan persoalan ini secara langsung, terutama dengan para pemain yang merasa tersinggung.

“Apa yang terjadi sebenarnya tidak mencerminkan siapa saya. Itu masa yang sangat berat secara pribadi, dan saya benar-benar menderita,” ujar Fernandez kepada GiveMeSport.

Cara Fernandez Meminta Maaf

Enzo Fernandez Minta Maaf Usai Diterpa Isu Rasisme. (Foto: Instagram @enzojfernandez)

Fernandez menekankan, langkah pertamanya adalah menghubungi para pemain secara langsung, untuk menjelaskan situasi dan menegaskan nilai-nilai yang ia pegang.

Fernandez ingin memastikan, para pemain memahami dirinya sebagai pribadi, bukan melalui potongan video viral yang memicu salah paham.

“Saya memahami posisi para pemain lain, dan langkah pertama yang saya ambil adalah menghubungi mereka," kata Fernandez.

Baca juga: Permohonan Maaf Enzo Fernandez Usai Nyanyikan Lagu Bernada Rasis Saat Perayaan Juara Copa America 2024 Bersama Argentina

"Saya sampaikan bahwa saya tidak jadi berlibur karena ingin kembali lebih cepat untuk berbicara langsung tentang diri saya dan nilai-nilai yang saya pegang,” tambahnya.

Respons ruang ganti pun berubah. Ketegangan mulai mencair, dan kepercayaan kembali terbentuk.

Manajer Enzo Maresca bahkan menunjuk Fernandez, sebagai wakil kapten Chelsea pada musim panas itu.

Sebuah bukti bahwa, klub percaya ia telah belajar dari kesalahan, dan siap kembali mengambil peran penting dalam tim.

Baca juga: Situasi di Chelsea Memanas Usai Nyanyian Rasis Enzo Fernandez, Reece James Berikan Respons Tegas

Ketika ditanya mengenai hubungan yang terbentuk setelah kejadian itu, Fernandez menegaskan, momen itu sangat berat bagi hidupnya.

"Ya, tentu saja. Masa itu sangat berat, tetapi rekan setim saya memahami saya," ujar Fernandez.

"Itu terjadi dalam momen euforia dan saya sama sekali tidak berniat menyakiti siapa pun. Lagu itu adalah bagian dari folklore sepak bola di Argentina," sambungnya.

Fernandez Bebas dari Hukuman

Enzo Maresca & Enzo Fernandez saat di Chelsea. (Action Images via Reuters/Paul Childs)

Fernandez juga meminta maaf secara langsung kepada pemain lain, termasuk Prancis di skuad Chelsea. Hubungan mereka kini kembali akrab, baik di dalam maupun luar lapangan.

Baca juga: Tebus Kesalahan, Enzo Fernandez Sumbang Dana ke Yayasan Anti Diskriminasi dan Rasis

Ia menyebutkan, kepercayaan klub dan rekan setim sebagai hal yang sangat berarti. Terlebih, karena ia diberi ban kapten di tengah situasi sulit tersebut.

Meski FFF sempat mengajukan keluhan kepada FIFA, Fernandez tidak menerima hukuman dari Premier League, FA, maupun UEFA.

Hal ini terjadi karena insiden tersebut berada di bawah pengawasan CONMEBOL, mengingat kejadiannya berlangsung saat ia membela Timnas Argentina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Givemesport.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU