Merasa Dijadikan Kambing Hitam, Mohamed Salah Siap Tinggalkan Liverpool Setelah Hubungannya dengan Arne Slot Hancur
INDOZONE.OD - Masa depan Mohamed Salah di Liverpool tampaknya tidak akan bertahan lama setelah pemain berusia 33 tahun tersebut secara terbuka menyuarakan kekecewaannya terhadap perlakuan klub yang dinilainya tidak adil.
Situasi memanas ini mencuat usai Salah kembali duduk di bangku cadangan ketika Liverpool ditahan imbang 3-3 oleh Leeds United dalam lanjutan Premier League, Sabtu (6/12/2025).
Pernyataan Salah langsung memicu spekulasi mengenai kemungkinan kepergiannya, terlebih setelah kontribusinya selama delapan tahun di Liverpool tidak lagi mendapat tempat yang sama seperti sebelumnya.
Baca juga: Van Dijk: Keputusan Mencadangkan Salah Menegaskan Semua Pemain Harus Membuktikan Diri di Liverpool
Kritik Salah terhadap Klub
Dalam wawancara pasca-pertandingan yang provokatif, Salah menilai dirinya dijadikan kambing hitam atas performa buruk Liverpool musim ini. Ia juga memberi sinyal bahwa masa baktinya bisa saja segera berakhir.
“Saya sangat kecewa. Saya sudah memberikan begitu banyak untuk klub ini, semua orang bisa melihatnya selama bertahun-tahun, terutama musim lalu,” ujar Salah.
“Saya merasa klub sedang menyalahkan saya. Itu yang saya rasakan,” lanjutnya.
Baca juga: Meski Performa Menurun, Mohamed Salah Tetap Dijuluki Pemain Fantastis
Menurutnya, ada pihak di internal klub yang seolah ingin seluruh tanggung jawab musim ini dibebankan kepadanya.
Ia juga menyampaikan bahwa janji-janji yang diberikan kepadanya pada musim panas lalu tidak ada satupun yang terwujud.
Performa Salah yang Menurun
Padahal Salah baru menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun pada April. Dengan torehan 250 gol di semua kompetisi dan dua gelar Premier League, kontribusinya untuk Liverpool tidak perlu diragukan.
Namun musim ini menjadi perjalanan yang berat, ditandai dengan tiga laga terakhir yang ia jalani dari bangku cadangan dan total waktu bermain yang hanya mencapai 45 menit.
Baca juga: Dicadangkan di Laga Kontra West Ham, Mohamed Salah Tetap Jadi Pemain Penting Liverpool
Liverpool akan menghadapi dua laga dengan bertandang ke markas Inter Milan di Liga Champions pada Selasa (9/12/2025) dan bertanding melawan Brighton & Hove Albion di Anfield pada Sabtu (13/12/2025).
Dua pertandingan ini kemungkinan akan menjadi perjalanan terakhir Salah di Liverpool.
Kode Perpisahan Salah dengan Suporter Liverpool
“Saya menelepon orang tua saya kemarin. Saya meminta mereka datang ke Anfield untuk pertandingan melawan Brighton, entah saya bermain atau tidak. Saya ingin menikmati pertandingan itu,” ujar Salah.
“Kita lihat saja apa yang terjadi. Yang jelas, saya ingin menikmati pertandingan itu, apakah saya bermain atau hanya duduk di bangku cadangan,” tambahnya.
Salah menegaskan bahwa apa pun perannya di pertandingan tersebut, ia ingin tetap merasakannya sebagai momen yang sangat penting bagi kariernya.
Bahkan ia menyebut bahwa dirinya ingin berada di Anfield untuk menyampaikan salam perpisahan kepada para suporter.
Hal tersebut ingin Salah lakukan sebelum berangkat ke Piala Afrika bersama Mesir pada 15 Desember 2025, karena ia tidak tahu apa yang akan terjadi setelah turnamen tersebut.
Hubungan Salah dengan Arne Slot Hancur
Ketegangan juga merembet ke hubungannya dengan manajer Arne Slot. Salah mengungkapkan bahwa hubungan keduanya yang semula baik kini hancur tanpa penjelasan yang jelas.
Baca juga: Mohamed Salah Buka Suara Soal Situasinya di Liverpool Hingga Hubungan dengan Arne Slot
“Saya dulu memiliki hubungan yang baik dengan manajer. Sekarang tidak ada hubungan sama sekali. Saya tidak tahu mengapa. Menurut saya, ada seseorang yang tidak menginginkan saya di klub ini,” ujarnya.
Situasi ini memperbesar spekulasi bahwa kekacauan ruang ganti Liverpool menjadi penyebab merosotnya performa tim musim ini.
Kontribusi Salah Tidak Hargai
Musim lalu, Salah tampil luar biasa dengan mencetak 34 gol dan 18 assist dalam 52 laga ketika Liverpool menjuarai Premier League.
Namun musim ini, Salah hanya mencetak lima gol dan tiga assist yang berhasil disumbangkan dari 19 pertandingan.
Sejak tiba dari AS Roma pada 2017, Salah menempatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang sejarah Liverpool, hanya berada di belakang Ian Rush dan Roger Hunt.
Baca juga: Arne Slot Pastikan Mohamed Salah Akan Absen Perkuat Liverpool Demi Ikut AFCON 2025
Kontribusi Salah ini membuatnya merasa layak mendapat penghargaan lebih baik.
“Saya tidak merasa menjadi masalah bagi tim ini. Saya sudah memberikan banyak hal dan saya ingin mendapatkan penghormatan yang layak,” kata Salah.
Salah menegaskan bahwa ia tidak seharusnya terus-menerus berjuang untuk mempertahankan posisi yang menurutnya sudah ia buktikan selama bertahun-tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters