Kamis, 18 DESEMBER 2025 • 11:07 WIB

Terungkap, Ini Alasan Pelatih Malaysia Peluk Hangat Basral di SEA Games 2025 Thailand

Author

Kemenangan Basral Graito Utomo yang dirayakan ofisial Tim Indonesia dan Pelatih Malaysia, Mariss Khan, Minggu 14 Desember 2025. (ANTARA/Aditya Ramadhan)

INDOZONE.ID - Alasan Pelatih skateboard Malaysia, Mariss Khan, peluk hangat atlet skateboard Indonesia, Basral Graito Hutomo, di SEA Games 2025 Thailand, terungkap.

Atlet asal Solo itu mencuri perhatian di SEA Games 2025. Bagaimana tidak, ia merengkuh medali emas nomor skateboard street putra di Extreme Sports Park Rajamangala, Minggu 14 Desember 2025.

Ia mengoleksi 166,67 poin untuk mengungguli atlet tuan rumah Kirim Petkiree (153,22 poin) dan Siangggoueng Thawatchai (152,31).

Kemenangan itu makin terasa manis karena tidak hanya dirayakan oleh kompatriotnya, pelatih, dan staf ofisial Tim Indonesia, tapi Malaysia juga.

Baca juga: Klasemen Sementara Medali SEA Games 2025 Thailand: Indonesia Jauhi Kejaran Vietnam!

Ya, dalam video viral di media sosial (medsos), tampak Mariss Khan, yang merupakan pelatih skateboard Malaysia, berlari hingga memeluk Basral sesaat usai dirinya memastikan kemenangan.

Bahkan, mereka jatuh bersama dalam pelukan dikelilingi oleh Tim Indonesia. Tak ayal, momen itu jadi perbincangan hangat publik Indonesia dan Malaysia yang terkejut.

Namun, momen seperti itu ternyata cukup lumrah di olahraga skateboard, menurut mantan atlet nasional Malaysia, Arif Aweeff.

Via akun Threads-nya @aweeff, ia menjelaskan bahwa budaya dalam olahraga skateboard memang mementingkan persaudaraan dan dukungan antarkomunitas papan luncur.

“Netizen Indonesia & Malaysia terkejut karena Mariss Khan, Kepala Pelatih Skateboarding Malaysia bersemangat berlari dan memeluk atlet saingannya, Basral Graito Utomo, setelah ia berhasil meraih medali emas untuk Indonesia,” jelas Arif, dikutip Kamis (18/12/2025).

“Ya, skateboard diakui sebagai olahraga, tetapi skateboard lebih dari sekadar olahraga. Papan luncur adalah gaya hidup, budaya, persaudaraan, & saling mendukung antarkomunitas papan luncur,” sambungnya.

Dia menekankan, bahwa setiap atlet skateboard selalu senang merayakan keberhasilan sesama skater.

Baca juga: Skater Basral Graito Hutomo Persembahkan Medali Emas bagi Indonesia di SEA Games 2025

“Selalu senang merayakan keberhasilan skater yang sukses! Inilah budaya khusus skateboarding,” jelas Arif.

Mariss Khan Buka Suara

Mariss Khan diwawancara via teletpon oleh radio Malaysia. (Instagram/@era.je)

Seakan mengamini pernyataan Arif, Mariss Khan membeberkan hal yang hampir serupa dalam wawancara dengan radio Malaysia, Era.je.

Dalam wawancara singkat tersebut, Mariss Khann menilai itu merupakan refleks tulus dari seorang pelatih. Ia menjelaskan, bahwa kalah menang nomor dua, tapi sportivitas nomor satu.

“Itu refleks tulus dari seorang pelatih, kalah menang nomor dua, tapi sportivitas nomor satu,” bunyi keterangan di unggahan Instagram @era.je.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram, Threads

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU