INDOZONE.ID - Ruben Amorim menegaskan, Kobbie Mainoo tidak akan menerima sanksi apa pun dari Manchester United menyusul kemunculan kaos bertuliskan “Free Kobbie Mainoo” yang dipakai oleh saudaranya.
Amorim memastikan, keputusan ini sepenuhnya didasarkan pada kebutuhan taktik dan performa pemain, bukan faktor di luar lapangan.
Kronologi Kaos “Free Kobbie Mainoo” di Old Trafford
Kaos tersebut dikenakan oleh saudara Kobbie Mainoo, Jordan Mainoo-Hames, saat Manchester United bermain imbang 4-4 melawan Bournemouth di Old Trafford, Senin (15/12/2025).
Dalam pertandingan tersebut, Mainoo masuk sebagai pemain pengganti Casemiro dan tampil selama 30 menit terakhir.
Baca juga: Ruben Amorim Kesal Terus Ditanya soal Minimnya Menit Bermain Kobbie Mainoo di Manchester United
Sejak awal musim Premier League 2025/2026, gelandang asal Inggris itu belum sekali pun dipercaya sebagai starter.
Ia baru mencatatkan 11 penampilan dari bangku cadangan, situasi yang memicu berbagai spekulasi di kalangan pendukung Manchester United.
Amorim Tegaskan Pemilihan Pemain Murni Keputusan Teknis
Menanggapi isu tersebut, Amorim menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak akan memengaruhi peluang Mainoo untuk bermain, termasuk pada laga melawan Aston Villa, Minggu (21/12/2025) pukul 23.30 WIB.
“Tidak, bukan Kobbie yang mengenakan kaos itu. Dia tidak akan dimainkan atau dicadangkan karena hal tersebut. Dia akan bermain jika kami merasa dia adalah pemain yang tepat,” ujar Amorim.
Baca juga: Unggul Dua Kali, Ruben Amorim Kecewa Manchester United Kehilangan Fokus Saat Ditahan Bournemouth 4-4
Amorim juga menekankan, tidak akan mengambil tindakan terhadap pemain, hanya karena perbuatan anggota keluarga. Menurutnya, situasi seperti ini bukanlah hal baru dalam kepelatihannya.
“Saya sudah berada di sini selama satu tahun dan ini bukan sesuatu yang baru. Kami harus menghadapinya, tetapi saya tidak akan menghukum Kobbie karena apa yang dilakukan oleh keluarganya,” tegasnya.
Manchester United Bersiap Hadapi Aston Villa
Manchester United selanjutnya akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Aston Villa.
Tim asuhan Unai Emery tengah berada dalam performa terbaik dan kini menempati posisi ketiga klasemen sementara Premier League, tepat di bawah Arsenal dan Manchester City.
Villa Park juga menjadi salah satu stadion paling sulit ditaklukkan musim ini.
Aston Villa tercatat memenangkan sembilan laga kandang terakhir mereka di Premier League, catatan yang membuat mereka disebut sebagai salah satu penantang dalam perburuan gelar juara.
Ruben Amorim pun mengakui kekuatan lawan yang akan dihadapi timnya.
Ia menilai, konsistensi dan performa Aston Villa musim ini menunjukkan, mereka layak diperhitungkan dalam persaingan papan atas Premier League.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Manchester Evening News