INDOZONE.ID - Seorang nutrisionis ternama, Itziar Gonzalez, baru-baru ini viral. Pasalnya, ia mengungkap lingkungan kerja di klub Real Madrid yang terasa seperti 'neraka'.
Pada 19 Desember 2025, media olahraga asal Spanyol, MARCA, mewawancarai Itziar Gonzales yang pernah menangani pemain Real Madrid, Dani Carvajal dan Rodrygo, saat mereka cedera.
Berkat testimoni keduanya yang puas dengan kinerjanya, Itziar diundang langsung Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Itziar menerima tawaran bergabung sebagai staf penuh di Valdebebas, markas Real Madrid, pada Oktober 2024. Namun, dari sinilah keanehan dimulai.
Baca juga: Maresca Tegaskan Bahagia di Chelsea Usai Singkirkan Cardiff
Itziar mengungkap bahwa dari menit pertamanya menginjakkan kaki di Real Madrid, tak satu pun staf medis menyapanya.
Mereka bahkan mengancam bahwa mereka bisa memanipulasi Florentino Perez agar memecat Itziar.
Tidak berhenti di situ, ia bahkan dituduh telah mencuri suplemen di minggu pertamanya.
Meskipun datang dengan rekomendasi khusus dari presiden klub, Itziar tidak pernah bisa bekerja dengan tenang.
Hal-hal paling sulit terjadi saat departemen medis dan dapur kompak menyabotase Itziar.
Koki menyajikan makanan yang tidak ia rekomendasikan dikonsumsi untuk para pemain.
Baca juga: Mbappe Selangkah Lagi Samai Rekor Ronaldo, Real Madrid Lolos Dramatis di Copa del Rey
Pelayan dan dokter juga memanipulasi para pemain agar tidak mengikuti instruksinya. Itizar masih punya banyak keluhan lain.
Meskipun sulit, Itziar tetap berusaha untuk bekerja dengan baik.
Hasilnya para pemain yang mengikuti instruksinya merasa lebih baik dan bugar.
Kesuksesan ini membuat tekanan kepada dirinya malah makin menjadi.
Pada Februari 2025 saat pertandingan melawan Girona, Presiden Perez menemuinya dengan marah.
Ia termakan oleh kebohongan yang disebar oleh para staf medis.
Sejak saat itu, Itziar diperintahkan untuk WFH sebelum akhirnya dipecat.
Setelah pengalaman yang buruk itu, Itziar menolak diam.
Baca juga: Hasil Barcelona vs Guadalajara di Copa del Rey: Christensen dan Rashford Bawa Kemenangan 2-0
Ia berencana akan menuntut klub bola terbesar di dunia tersebut.
Itziar tidak peduli hasil di persidangan kelak memenangkannya atau tidak.
Ia hanya ingin kebenaran terungkap ke publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Telegrafi.com