INDOZONE.ID - Manajer Chelsea, Enzo Maresca, merasa nyaman dan bahagia berada di Stamford Bridge, setelah membawa timnya melaju ke semifinal Piala Liga Inggris.
Kepastian itu didapat usai hasil Chelsea vs Cardiff City terbaru berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk The Blues, pada laga perempat final yang digelar Selasa, (16/12/2025) waktu setempat.
Pernyataan Maresca ini cukup menyita perhatian publik, mengingat beberapa hari sebelumnya sempat meluapkan kekecewaan terkait situasi internal klub.
Baca juga: Enzo Maresca Akui Baru Saja Lewati Masa Terburuknya di Chelsea
Usai kemenangan 2-0 atas Everton di ajang Liga Inggris akhir pekan lalu, pelatih asal Italia tersebut mengaku menjalani “48 jam terburuk” selama menangani Chelse.
Ia juga menyinggung minimnya dukungan dari balik layar klub. Namun, atmosfer berbeda terlihat di Cardiff City Stadium.
Begitu peluit panjang dibunyikan, Maresca tampak merayakan kemenangan bersama para pemain dan suporter.
Sorakan fans yang meneriakkan namanya, mengiringi momen ketika Chelsea singkirkan Cardiff dan memastikan tiket ke empat besar.
Baca juga: Jadi Man of the Match Untuk Chelsea, Cole Palmer Tegaskan Belum Berada di Level Terbaiknya
Chelsea tampil efektif sepanjang pertandingan. Dua gol Alejandro Garnacho serta satu gol tambahan dari Pedro Neto memastikan skor pertandingan Chelsea vs Cardiff berakhir 3-1.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang asa The Blues untuk meraih trofi di kompetisi domestik musim ini.
Di hadapan wartawan, Maresca mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan ini menjadi hadiah bagi suporter yang tetap setia mendukung tim meski sempat melewati periode sulit.
“Saya hanya merasa senang. Kami akan kembali bermain di semifinal, dan saya pikir ini memang layak didapatkan oleh para suporter,” ujar Maresca.
Ia juga menyoroti dinamika hubungan tim dengan pendukung. Maresca memahami, kekecewaan suporter adalah hal yang wajar ketika hasil tidak sesuai harapan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters