Mengenal Posisi Pemain Sepak Bola Beserta Peran dan Tipikal Permainan di Atas Lapangan
INDOZONE.ID - Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang paling digemari oleh banyak orang. Sebab, olahraga tersebut merupakan salah satu olahraga yang paling populer di dunia, khususnya Indonesia.
Sepak bola merupakan olahraga yang terdiri dari 11 pemain yang mana dari susunan pemain tersebut dibagi menjadi 4 posisi yaitu kiper, bek (meliputi bek tengah dan full back), gelandang dan penyerang.
Olahraga ini tentunya mengutamakan kerjasama tim yang cukup solid agar bisa membawa tim tersebut meraih kemenangan.
Namun, dalam olahraga sepak bola memiliki beberapa posisi utama yang memainkan peran yang berbeda-beda. Lantas apa saja sih, posisi pemain dalam permainan sepak bola beserta perannya?
Baca juga: Pep Guardiola Semringah Antoine Semenyo Pilih Gabung Manchester City
Posisi Pemain Sepak Bola dan Perannya di Atas Lapangan
Berikut ini, tim INDOZONE akan memberikan ulasan terkait posisi pemain dalam permainan sepak bola beserta peran dan tipikal permainan di atas lapangan sebagaimana yang dilansir dari svrg.id pada Minggu (11/1/2026). Yuk simak!
Kiper
Posisi pemain yang memiliki peran penting dalam permainan sepak bola adalah kiper atau penjaga gawang. Sebab, kiper merupakan palang pintu terakhir dalam lini pertahanan.
Tugas seorang kiper pada umumnya adalah memiliki kemampuan untuk menghalau, menepis atau menangkap bola dari musuh.
Namun, dalam sepak bola modern tugas seorang kiper tidak hanya sekedar menghalau bola saja dari serangan musuh. Tetapi, kiper juga dituntut untuk melakukan build-up serangan dari belakang, yang mana istilah bagi kiper yang lihai melakukan build-up serangan adalah sweeper-keeper.
Baca juga: Daftar Pelatih asal Inggris Raya yang Pernah Latih Timnas Indonesia, Siapa Saja Ya?
Sementara itu, ada istilah stopper yang merupakan sebutan bagi kiper tradisional yang memiliki kemampuan dan refleks penyelamatan yang cukup baik.
Adapun, contoh-contoh kiper yang bertipikal sweeper-keeper maupun stopper. Kalo sweeper-keeper kita bisa ambil contoh beberapa kiper ternama seperti Manuel Neuer, Ederson Moraes dan Andre Onana.
Sementara itu, contoh kiper yang bertipikal stopper ada Gianluigi Donnarumma, Jordan Pickford, Dean Henderson dan juga Thibaut Courtois.
Baca juga: Latihan Aerobik: Pengertian, Manfaat, Contoh, dan Cara Melakukannya dengan Aman
Pemain Bertahan
Pemain bertahan atau bek juga merupakan posisi penting dalam permainan sepak bola.
Sebab, tugas pemain bertahan adalah menghalau serangan dari lawan khususnya bola atas dan harus memiliki kecepatan dan kejelian untuk menutup pergerakan pemain lawan.
Untuk menjadi pemain bertahan, pemain harus memiliki daya tahan tubuh yang baik dan postur yang proposional untuk mendukung pemain tersebut dalam menghalau bola khususnya bola-bola atas. Pemain bertahan memiliki banyak peran di dalamnya, berikut ini penjelasan tentang peran pemain bertahan.
Baca juga: Gagal di Timnas Indonesia, Kini Patrick Kluivert Dibidik Tunisia untuk Jadi Pelatih
1. Bek Tengah (Centre Back/CB)
Bek tengah atau centre-back merupakan pemain bertahan yang berposisi tepat didepan seorang kiper. Di atas lapangan sendiri, bek tengah bisa dijalankan oleh dua atau tiga pemain tergantung dengan formasi dan juga taktikal yang diterapkan.
Adapun fungsi utama bek tengah adalah menjaga area pertahanan tim. Akan tetapi, di sepak bola modern posisi bek tengah memiliki beberapa variasi diantaranya ball-playing defender, libero, No-nonsense centre back serta wide centre back.
Berikut ini penjelasan dari beberapa peran untuk posisi bek tengah, diantaranya:
Baca juga: Real Madrid Taklukkan Atletico 2-1 di Piala Super Spanyol, Siap Panaskan El Clasico Lawan Barcelona!
Ball-Playing Defender: Maestro pertahanan yang tak cuma bagus dalam duel fisik tapi juga memiliki kemampuan dalam membantu serangan dari belakang, memiliki kelihaian dalam mengolah bola serta memiliki kemampuan dalam memberikan umpan akurat ke depan.
Bisa dibilang ball-playing defender ini memiliki peran ganda selain lihai dalam bertahan tapi juga harus bisa membantu tim dalam membangun serangan. Contoh pemain dengan tipikal ini yaitu John Stones, Ronald,Nico Schlotterbeck dan masih banyak lagi.
Libero: Peran ini sebenarnya muncul di sepak bola era 70-an hingga 90-an. Libero sendiri memiliki peran yang cukup bebas di posisi bek tengah dan tidak terikat dengan posisi utama. Seorang Libero juga harus memiliki kemampuan taktik dan visi yang bagus untuk mengatur lini pertahanan dan melakukan tekel krusial. Contoh pemain dengan tipikal ini yaitu Franz Beckenbauer dan Ronald Koeman.
No-nonsense Centre Back: Peran ini merupakan posisi bek tengah yang tanpa basa-basi. Sebab, peran utama dari No-nonsense centre back yaitu menghentikan pergerakan penyerang lawan, memenangkan bola dan mengamankan tim dari bahaya secara langsung dan tanpa basa-basi.Contoh pemain yang memiliki tipikal ini adalah Antonio Rudiger, Sergio Ramos, Pepe dan Justin Hubner.
Wide Centre-back: Peran wide centre-back ini cukup hybrid. Sebab, peran ini tidak hanya untuk menjaga pertahanan di tengah tapi juga melebar ke sisi lapangan untuk membangun serangan, menciptakan ruang dan juga mengirimkan umpan matang.
Peran ini tentunya cukup berbeda dengan bek tengah tradisional. Sebab, wide centre-back ini juga memiliki kemampuan bertahan yang kuat baik duel udara maupun tackle. Belum lagi, ditambah dengan kemampuannya dalam menggiring bola dan mengirimkan umpan silang layaknya full-back. Contoh pemain tipikal wide centre-back salah satunya adalah Piero Hincapie dan Josko Gvardiol.
Baca juga: Joao Cancelo Siap Tanda Tangan Kontrak Bersama Barcelona pada Akhir Pekan Ini
2. Bek Kiri
Posisi bek kiri merupakan pemain yang menjaga sisi kiri pertahanan. Peran dari bek kiri tidak hanya cuma bertahan tetapi juga bertugas melakukan overlapping untuk membantu serangan dan memberikan umpan matang ke lini serang.
Tugas utama, bek kiri adalah menghentikan pergerakan pemain sayap lawan dengan melakukan tackle, memotong aliran bola kepada pemain sayap lawan atau melakukan intersep
Dalam konteks sepak bola modern posisi bek kiri memiliki beberapa peran yaitu full-back, wing-back, inverted full-back, inverted wing-back dan juga defensive full-back. Posisi bek kiri ini lebih fleksibel baik dalam bertahan maupun menyerang.
Baca juga: Sejak Sir Alex Pensiun, MU Lebih Sering Gonta-Ganti Pelatih ketimbang Dapat Trofi
3. Bek Kanan
Posisi ini merupakan posisi yang bertugas untuk menjaga sisi kanan pertahanan. Perannya hampir sama dengan bek kiri yaitu tak cuma dalam bertahan melainkan juga melakukan overlapping untuk membantu serangan dan melakukan umpan silang.
Tugas bek kanan adalah menjaga pergerakan pemain sayap kanan lawan dengan cara melakukan tackle, memotong aliran bola dari tim lawan kepada pemain sayap ataupun melakukan intersep.
Posisi bek kanan sendiri memiliki beberapa peran yaitu full-back, wing-back, inverted full-back, inverted wing-back dan juga defensive full-back. Sama halnya dengan posisi bek kiri peran bek kanan juga cukup fleksibel dalam bertahan maupun menyerang.
Baca juga: Media AS Klaim John Herdman Punya Kemampuan Melobi Pemain Keturunan yang Cukup Bagus
Pemain Tengah
Pemain tengah merupakan pemain yang berperan untuk menjaga keeimbangan dan mengatur tempo permainan dalam suatu pertandingan.
Seorang pemain tengah atau gelandang wajib memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik dan mampu menciptakan peluang bagi tim.
Pemain tengah sendiri memiliki beberapa posisi dan peran. Berikut ini penjelasan posisi dan peran dari seorang pemain tengah, antara lain:
Baca juga: Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten TNI AL usai Sabet Emas SEA Games 2025
Gelandang Bertahan (Defensive Midfielder): Gelandang bertahan merupakan pemain yang bertugas untuk menahan pergerakan bola dan memutus serangan lawan. Untuk menjadi seorang gelandang bertahan, pemain harus memiliki kemampuan dalam membaca permainan dan juga membantu serangan sebelum masuk ke daerah pertahan lawan.
Tugas lainnya dari gelandang bertahan adalah mengatur tempo permainan dan memberikan umpan-umpan akurat ke depan. Dalam sepak bola modern, gelandang bertahan memiliki beberapa tipikal yaitu anchor, ball-winning midfielder, deep-lying playmaker dan juga roaming playmaker.
Gelandang Tengah (Central Midfielder/CMF): pemain yang berposisi ini bermain di garis tengah lapangan, tugasnya adalah mengatur aliran bola dari belakang ke depan dan juga memberikan umpan-umpan matang ke depan. Gelandang tengah sendiri juga dibagi menjadi beberapa tipikal yaitu box-to-box, mezzala dan juga deep-lying playmaker.
Gelandang Kanan dan Kiri (RMF & LMF): Posisi ini sebenarnya hampir sama dengan posisi sayap yaitu membantu serangan tim dari sisi sayap dan juga membantu keseimbangan tim. Akan tetapi, untuk posisi ini biasanya digunakan menggunakan formasi tertentu saja. Posisi LMF dan RMF ini biasanya akan muncul jika tim memakai formasi 4-4-2, 3-4-3, 4-2-3-1, 5-4-1, 3-5-2, 4-5-1 dan 4-2-2-2. Untuk pemain dengan posisi ini juga memiliki beberapa tipikal yaitu wide midfielder dan inverted winger.
Baca juga: Agama Lamine Yamal: Wonderkid Barcelona yang Kian Curi Perhatian!
Gelandang Serang (Attacking Midfielder): Tugas dari gelandang serang adalah memberikan kreatifitas serangan di atas lapangan dan juga membuka peluang bagi rekan setim. Seorang gelandang serang tentunya harus memiliki kemampuan dribbling yang baik, jeli dalam melihat peluang dan juga memberikan umpan-umpan matang.
Gelandang serang sendiri sebetulnya memiliki banyak tipikal yaitu advanced playmaker, trequarista ataupun shadow striker.
Advanced playmaker merupakan pemain yang berada di sepertiga akhir pertahanan lawan, fokus untuk menciptakan peluang gol dengan visi dan kreativitas serta memberikan umpan terobosan ke penyerang. Adapun contoh pemain yang bertipikal tersebut separti Kevin de Bruyne, David Silva hingga Lionel Messi.
Sementara itu, Trequarista sebenarnya hampir mirip seperti advanced playmaker yang sebagai penghubung antara lini tengah dengan penyerang.
Baca juga: Ditunjuk Jadi Pelatih Interim MU, Darren Fletcher Langsung Minta Restu Sir Alex Ferguson
Pemain bertipikal ini seringkali abaikan pertahanan demi fokus untuk menciptakan peluang untuk mencetak gol, Francesco Totti dan Roberto Baggio merupakan contoh Trequarista hebat pada masanya.
Kemudian ada juga istilah shadow striker untuk peran di tipikal pemain di posisi gelandang serang. Shadow striker merupakan pemain yang bertugas sebagai penyerang bayangan yang posisinya tepat dibelakang striker.
Fungsi dan peran untuk tipikal pemain shadow striker adalah membuka ruang, menerima umpan, menjadi opsi serangan dari second line dan sering kali menjadi penghubung lini tengah dengan depan.
Shadow striker ini memiliki naluri mencetak gol, dan memiliki visi untuk mengganggu pertahanan lawan.
Baca juga: Futsal Indonesia Rilis Harga Tiket Piala Asia Futsal 2026, Dijual Mulai dari Rp75 Ribu Saja!
Penyerang
Penyerang merupakan pemain yang bertugas sebagai ujung tombak tim untuk mencetak gol sebanyak mungkin.
Bahkan, peran penyerang terbagi menjadi dua, diantaranya:
Winger: Tugas seorang winger adalah untuk menerobos sisi kiri atau kanan pertahanan. Seorang winger wajib memiliki kecepatan dan pergerakan yang lincah untuk membuat lini pertahanan lawan kocar kacir.
Dalam sepak bola modern, tipikal winger ini terdapat dua tipikal winger yaitu inverted winger dan juga inside forward.
Inverted winger sendiri merupakan pemain sayap dalam sepak bola yang menempati sisi lapangan yang berlawanan dengan kekuatan terbaiknya.
Sementara itu, inside forward merupakan pemain berposisi penyerang yang beroperasi di area sayap tetapi cenderung bergerak masuk ke tengah lapangan untuk mencetak gol, memberikan umpan kunci dan juga mengacaukan pertahanan lawan.
Striker: Pemain yang bergerak di area kotak penalti lawan yang memiliki naluri mencetak gol yang tinggi. Tugas seorang striker sendiri yaitu mengonversi sebuah peluang menjadi gol.
Kemampuan individu yamg dimiliki striker inilah menjadi kunci utama untuk membawa tim meraih kemenangan.
Pemain berposisi striker memiliki beberapa tipikal yaitu deep-lying forward, poacher, advanced forward, complete forward dan juga pressing forward.
Deep-lying forward merupakan tipikal penyerang yang tidak hanya menunggu bola di depan kotak penalti tetapi juga sering menjemput bola.
Baca juga: Viral WWE Tawari Jeremiah Lakhwani untuk Gabung, Jadi Pegulat Indonesia Pertama di Smackdown?
Untuk tipikal penyerang seperti ini, mereka tidak hanya fokus untuk menyerang saja, tetapi juga membantu pertahanan, contoh pemain tipikal seperti ini adalah Harry Kane dan juga Raul Gonzalez.
Kemudian ada juga advanced forward yang mana untuk penyerang tipikal ini bertugas sebagai ujung tombak serangan, mencetak gol sekaligus menciptakan peluang dengan berlari ke belakang pemain bertahan lawan dan menekan pemain bertahan lawan untuk merebut bola.
Sementara itu, poacher merupakan pemain yang memiliki naluri mencetak gol yang tajam di dalam kotak penalti, atau yang disebut sebagai fox in the box. Pemain tipikal ini jarang terlibat dalam membangun serangan tetapi memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang klinis.
Baca juga: IBL 2026 Siap Bergulir, Pertandingan Dewa United vs Pelita Jaya Jadi Pembuka
Lalu, ada juga penyerang yang bertipikal complete forward. striker tipikal ini memiliki versatilitas yang tidak hanya fokus mencetak gol tapi juga mampu mendukung permainan tim dengan menciptakan peluang, bermain membelakangi gawang dan berinteraksi dengan gelandang ataupun pemain sayap untuk menjadikannya sebagai sebuah ancaman.
Sementara itu, pressing forward merupakan pemain yang tugasnya tidak hanya mencetak gol saja, tapi juga memberi tekanan ke lawan di area pertahanan lawan untuk merebut bola dan mengganggu alur serangan lawan.
Adapun, contoh pemain yang bertipikal sebagai pressing forward seperti Roberto Firmino.
Itu tadi sobat INDOZONE penjelasan terkait posisi pemain bola beserta perannya di atas lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Svrg.id