Victor Martins Resmi "Naik Jabatan" sebagai Pembalap Penguji Williams untuk Musim 2026
INDOZONE.ID - Langkah besar dalam karir balap profesional kembali diayunkan oleh pembalap muda berbakat asal Prancis, Victor Martins.
Pemenang F2 Feature Race GP Qatar ini dipastikan akan memegang peran yang jauh lebih krusial di tubuh tim legendaris Inggris, Williams Racing.
Setelah sebelumnya hanya berstatus sebagai anggota akademi, Martins kini resmi "naik jabatan" menjadi Pembalap Penguji dan Pengembangan (Test and Development Driver) Williams untuk musim kompetisi Formula 1 musim 2026.
Promosi ini menandai kepercayaan besar yang diberikan Williams kepada pembalap berusia 24 tahun tersebut.
Baca juga: 8 Gaya Berenang dari yang Paling Mudah hingga Paling Sulit
Sebelumnya, Martins adalah bagian dari Williams Driver Academy. Memasuki musim 2026, tanggung jawabnya akan semakin besar.
Menariknya, peran baru di garasi F1 ini tidak akan menghalanginya untuk tetap memacu adrenalin di lintasan balap sungguhan.
Martins dijadwalkan akan menjalani peran ganda, di mana ia juga akan berkompetisi di ajang ketahanan bergengsi, World Endurance Championship (WEC), sebagai pembalap kelas Hypercar milik Alpine.
Menilik rekam jejaknya, Martins memiliki portofolio yang cukup solid.
Baca juga: Michael Ballack Angkat Bicara soal Lennart Karl yang Bermimpi Main untuk Real Madrid
Sebelum merapat ke Williams, ia merupakan jebolan akademi Alpine.
Puncak prestasinya di kategori junior terlihat saat ia dinobatkan sebagai juara dunia Formula 3 (F3) pada tahun 2022 lalu.
Meskipun musim ketiganya di Formula 2 pada tahun 2025 berakhir dengan posisi ke-11 di klasemen akhir, Martins tetap menunjukkan kelasnya dengan memenangkan feature race di Qatar yang menantang.
Dalam menjalankan tugas barunya di markas Williams di Grove, Martins tidak akan bekerja sendirian.
Ia akan berbagi peran strategis ini bersama Oliver Turvey dan Harrison Scott.
Pihak Williams menegaskan bahwa kehadiran Martins akan memainkan peran krusial dalam memajukan program pengembangan tim.
Baca juga: Benzema dan Ronaldo Hadir di Tribun, Real Madrid Tetap Pulang Tanpa Trofi Supercopa Spanyol
Ia ditugaskan untuk memberikan dukungan penuh kepada dua pembalap utama Williams yang sangat berpengalaman, Alex Albon dan Carlos Sainz.
Dukungan ini dinilai sangat vital mengingat Formula 1 akan memasuki era baru dengan perubahan regulasi teknis yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun 2026.
Menanggapi peran barunya, Martins tidak dapat menyembunyikan antusiasmenya.
"Williams adalah tim ikonik dengan sejarah yang luar biasa, dan saya sangat bersemangat untuk menjadi bagian dari proyek yang bertujuan membawa tim ini kembali ke barisan depan grid," ujar Martins.
Ia juga menambahkan bahwa pengalaman kerjanya bersama Albon dan Sainz selama akhir pekan balapan sebelumnya menjadi modal berharga.
"Saya sudah memiliki pengalaman bekerja dengan Alex (Albon) dan Carlos (Sainz Jr.), dan saya menantikan untuk melanjutkan kerja sama ini pada tahun 2026. Terima kasih kepada James Vowles dan semua orang di Williams atas kesempatan ini," tambahnya.
Koneksi Martins dengan mobil F1 Williams sebenarnya bukan hal baru.
Ia sempat merasakan sensasi mengemudikan mobil FW47 pada sesi latihan bebas pertama (FP1) di Grand Prix Spanyol tahun lalu, sebagai bagian dari kewajiban tim menurunkan pembalap rookie.
Sven Smeets, Direktur Olahraga Williams F1, menyambut hangat transisi peran Martins ini.
Menurutnya, Martins adalah talenta yang konsisten memberikan panduan dan umpan balik yang tak ternilai bagi tim.
"Pengalamannya baru-baru ini mengemudikan FW47 di FP1 Barcelona dan dukungannya pada program TPC (Testing of Previous Cars) memberinya konteks dunia nyata yang sangat dibutuhkan untuk memberikan dampak nyata pada pengembangan mobil FW48," jelas Smeets.
Momentum ini hadir di saat yang tepat bagi Williams.
Tim ini tengah menatap perombakan aturan F1 2026 dengan kepercayaan diri tinggi, setelah sukses menutup musim lalu di peringkat kelima klasemen konstruktor, sebuah pencapaian terbaik mereka dalam satu dekade terakhir.
Kehadiran Martins di balik layar diharapkan mampu menjaga tren positif tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net