Gaya kupu-kupu dalam berenang. (Dok. Freepik)
INDOZONE.ID - Berenang merupakan salah satu olahraga air yang memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan, kompetisi, maupun keselamatan diri.
Tidak hanya meningkatkan kebugaran tubuh, berenang juga melatih pernapasan, kekuatan otot, serta gerakan tubuh.
Oleh karena itu, mengenal berbagai gaya berenang menjadi hal penting, terutama bagi pemula yang ingin mengembangkan kemampuan berenangnya secara bertahap.
Secara umum, gaya berenang terdiri dari beberapa teknik dasar hingga lanjutan, seperti gaya bebas, gaya punggung, gaya dada, gaya kupu-kupu, hingga gaya samping.
Dalam kompetisi, penguasaan berbagai gaya renang memberikan keuntungan karena setiap nomor lomba memiliki teknik yang berbeda.
Sementara itu, dari sisi keselamatan, gaya renang tertentu sering digunakan dalam kondisi darurat atau penyelamatan.
Berikut delapan gaya berenang dari yang paling mudah hingga yang paling sulit untuk dipelajari.
Gaya bebas dalam berenang. (Dok. Pexels)
Gaya bebas atau gaya depan merupakan gaya berenang yang paling populer dan paling sering digunakan. Gaya ini juga dikenal sebagai gaya tercepat dalam perlombaan renang.
Teknik gaya bebas dilakukan dengan posisi tubuh tengkurap sejajar permukaan air.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kolam Renang di Jakarta Timur yang Cocok untuk Berlatih
Kedua lengan digerakkan secara bergantian seperti kincir angin, sementara kaki melakukan tendangan mengepak naik dan turun tanpa menekuk lutut.
Pernapasan dilakukan dengan memutar kepala ke samping saat salah satu lengan berada di atas air. Posisi kepala harus tetap sejajar agar tubuh tidak tenggelam dan gerakan tetap efisien.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Swimjim