cowo renang (pixabay/HeungSoon)
INDOZONE- Saat berenang, pernafasan adalah salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan. Banyak dari kita mungkin diajarkan untuk bernafas melalui mulut sejak kecil, namun tahukah Anda bahwa bernafas melalui hidung juga memiliki manfaat tersendiri?
Artikel ini akan membahas perbedaan antara bernafas melalui hidung dan mulut saat berenang, serta memberikan panduan untuk memilih metode yang paling cocok bagi Anda.
Bernafas melalui hidung dapat membantu memperlambat ritme pernafasan. Saluran udara di hidung lebih kecil dibandingkan mulut, menciptakan sekitar 50% lebih banyak resistensi dengan setiap nafas.
Resistensi ini membantu menjaga pernafasan tetap teratur dan rileks, serta menurunkan detak jantung.
Saat bernafas melalui hidung, tubuh dapat mempertahankan lebih banyak panas, yang sangat berguna bagi perenang di laut atau air dingin. Bernafas melalui mulut dapat menyebabkan kehilangan panas yang lebih besar dan meningkatkan dehidrasi.
Pernahkah Anda merasa mulut kering saat bernafas melalui mulut? Hal ini terjadi karena mulut tidak mampu mempertahankan kelembaban seperti hidung.
Bernafas melalui hidung mendorong penggunaan otot diafragma, memungkinkan nafas lebih dalam. Dengan nafas yang lebih dalam, lebih banyak oksigen dapat mencapai seluruh tubuh, termasuk ekstremitas.
Selain itu, bernafas melalui hidung dapat mencegah kram perut yang sering disebabkan oleh pernafasan cepat dan dangkal.
Udara yang dihirup melalui hidung akan dipanaskan dan dilembabkan sebelum mencapai paru-paru.
Ini sangat membantu pada hari-hari dingin, karena udara yang lebih hangat membantu mencegah penyempitan saluran udara yang dapat menyebabkan sesak nafas.
Bernafas melalui hidung memberikan pertahanan alami terhadap infeksi atau virus. Sinus di hidung menghasilkan gas oksida nitrat yang memiliki sifat antivirus dan antibakteri.
Selain itu, lendir dan rambut halus di hidung membantu menangkap partikel-partikel berbahaya sebelum mencapai paru-paru.
Meskipun bernafas melalui hidung memiliki banyak manfaat, metode ini tidak selalu direkomendasikan bagi perenang. Bernafas melalui hidung mungkin tidak menyediakan cukup oksigen untuk memenuhi kebutuhan tubuh saat berenang.
Selain itu, sulit untuk mengambil nafas melalui hidung dalam waktu singkat yang tersedia selama berenang, terutama saat menggunakan gaya renang tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Themagic5.com, Oceanswims.com