Minggu, 18 JANUARI 2026 • 13:45 WIB

Mirip Tapi Tak Sama: Mengupas Tuntas Perbedaan Softball, Kasti, dan Kriket

Author

Sejumlah atlet yang bakal tampil di PON Aceh-Sumut 2024 melakukan uji coba di arena pertandingan baseball di Kompleks USK. (ANTARA FOTO)

INDOZONE.ID - Softball, kasti, dan kriket sering terlihat mirip karena sama-sama menggunakan bola dan alat pemukul, sehingga banyak orang mengira ketiganya adalah permainan yang sama. Padahal, jika diperhatikan lebih jauh, masing-masing olahraga ini punya aturan, cara bermain, dan latar belakang yang berbeda. Buat teman-teman yang masih bingung, di artikel ini kita akan membahas perbedaan ketiganya.

Apa Itu Softball?

Softball adalah olahraga yang mirip dengan baseball, tetapi versi yang lebih ringkas dan serba cepat. Lapangannya lebih kecil, bolanya lebih besar dan agak empuk, sehingga permainannya terasa lebih dekat dan dinamis. Dalam satu tim biasanya ada sembilan pemain, dan mereka bergantian antara memukul dan bertahan. Pertandingan softball dibagi ke dalam beberapa inning, biasanya tujuh inning.

Ilustrasi Softball (Sumber: Gettyimage)

Inning bisa dibilang satu “babak” permainan. Dalam satu inning, kedua tim masing-masing mendapatkan giliran memukul satu kali: satu tim memukul untuk mencetak angka, sementara tim lain bertahan untuk menghentikan lawan. Setelah kedua tim sama-sama mendapatkan giliran, pertandingan berlanjut ke inning berikutnya.

Yang membuat softball semakin berbeda, pitcher melempar bola dari bawah (underhand), bukan dari atas seperti di baseball. Karena jarak lebih dekat dan tempo permainan lebih cepat, menonton atau bermain softball sering terasa lebih seru dan intens.

Baca juga: 8 Teknik Dasar Softball yang Wajib Untuk Kamu dan Satu Tim Kuasai

Apa Itu Kasti?

Kalau kamu sekolah di Indonesia, pasti tidak asing dengan kasti. Ini adalah olahraga tradisional yang sangat sering dimainkan di pelajaran olahraga. Sekilas memang mirip softball atau baseball, tetapi cara bermain kasti jauh lebih sederhana dan memiliki ciri khas tersendiri.

Lapangan kasti berbentuk persegi panjang, bukan diamond seperti di softball. Alat pemukulnya juga sederhana, biasanya berupa stik kayu yang ringan dan tidak terlalu besar. Bolanya pun lebih besar dan ringan, sehingga lebih aman dan mudah dipukul, terutama untuk anak sekolah.

Ilustrasi Kasti (Sumber: Gettyimage)

Perbedaan paling terasa ada pada cara berlari. Dalam kasti, setelah memukul bola, pemain bisa langsung berlari menuju garis akhir tanpa harus melewati beberapa base. Jadi, fokus permainannya bukan berpindah dari base ke base, melainkan seberapa cepat dan cerdas pemain bisa mencapai garis akhir tanpa tertangkap lawan.

Singkatnya, jika softball dan baseball terasa lebih teknis dan terstruktur, kasti lebih santai, seru, dan cocok dimainkan secara ramai-ramai.

Apa Itu Kriket?

Nah, olahraga yang satu ini memang paling sering membuat orang bingung, yaitu kriket. Sekilas jika dilihat di televisi, tampilannya mirip baseball atau softball. Namun, ketika diperhatikan lebih serius, ternyata sangat berbeda.

Kriket adalah olahraga pukul dan bola yang berasal dari Inggris dan sangat populer di negara seperti India, Australia, dan Inggris. Satu tim kriket berisi sebelas pemain, lebih banyak dibandingkan softball. Lapangannya juga sangat luas, berupa hamparan rumput besar berbentuk oval, bukan lapangan kecil dengan base.

Ilustrasi permainan kriket. (Freepik)

Cara bermainnya pun unik. Pemain yang memukul (batsman) tidak berlari mengelilingi lapangan, melainkan berlari bolak-balik antara dua titik yang disebut wicket. Setiap kali mereka berhasil berlari dari satu wicket ke wicket lainnya tanpa tertangkap, mereka mendapatkan run (poin).

Pelempar bola disebut bowler, dan ia melempar bola dengan tangan lurus dari atas. Menariknya, bola boleh memantul di tanah terlebih dahulu sebelum sampai ke pemukul. Cara pemain bisa dinyatakan “out” juga lebih beragam, bukan hanya karena gagal memukul atau bola tertangkap, tetapi juga karena kaki menghalangi bola (LBW), lengah saat keluar dari wicket (stumped), dan berbagai aturan unik lainnya.

Soal durasi permainan, kriket memang tidak ada tandingannya. Ada format singkat seperti T20 yang berlangsung sekitar tiga jam, mirip menonton pertandingan sepak bola. Namun, ada juga Test Match yang ekstrem karena bisa berlangsung hingga lima hari.

Itulah sebabnya kriket sering terlihat rumit dan membingungkan di awal. Namun, justru karena aturannya unik dan permainannya mendalam, banyak orang akhirnya tertarik dan jatuh cinta pada olahraga ini.

Perbedaan Utama: Softball vs Kasti vs Kriket

Agar lebih jelas, berikut ringkasan perbedaannya yang mudah diingat:

Lapangan dan Bentuk Permainan

  • Softball: Lapangannya berbentuk diamond (bujur sangkar seperti baseball), tetapi ukurannya lebih kecil. Pemain berlari dari satu base ke base lainnya dengan jarak relatif pendek.
  • Kasti: Lapangannya berbentuk persegi panjang dan tidak menggunakan sistem base. Setelah memukul bola, pemain dapat langsung berlari menuju garis akhir tanpa singgah di titik tertentu.
  • Kriket: Lapangannya sangat luas dan berbentuk bulat. Di bagian tengah terdapat jalur lurus yang disebut pitch, tempat dua batsman berdiri dan berlari bolak-balik untuk mencetak angka.

Cara Pitch/Bowling dan Pukulan

  • Softball: Bola dilempar oleh pitcher dengan gaya underhand (dari bawah), dengan ayunan tangan mengarah ke depan dan ke atas.
  • Kasti: Lemparan dalam kasti lebih bebas dan sederhana. Tidak ada teknik khusus seperti pitching di softball, yang penting bola sampai ke pemukul dan permainan tetap berjalan.
  • Kriket: Pelempar disebut bowler dan melempar bola dengan tangan lurus dari atas. Uniknya, bola boleh memantul di tanah sebelum mencapai pemukul.

Baca juga: Bagaimana India 'Mencuri' Kriket dari Inggris dan Menguasai Dunia!

Jumlah Pemain

  • Softball: Sekitar sembilan pemain.
  • Kasti: Jumlah pemain lebih fleksibel, tergantung klub atau sekolah.
  • Kriket: Sebelas pemain.

Objektif Permainan dan Cara Mendapatkan Skor

  • Softball dan kasti: Pemain memukul bola, lalu berlari melewati titik tertentu (base di softball, garis akhir di kasti) dan kembali ke titik awal untuk mendapatkan skor.
  • Kriket: Pemain memukul bola lalu berlari bolak-balik antara dua wicket untuk mencetak run, atau memukul bola hingga melewati batas lapangan untuk mendapatkan skor otomatis (boundary).

Kenapa Orang Sering Salah Kaprah?

Banyak orang yang baru menonton atau bermain sering berkata, “Softball itu sama seperti baseball,” atau “Kriket sama seperti baseball, cuma beda bat.”

Padahal jika diperhatikan:

Softball dan baseball memang memiliki struktur permainan yang mirip, tetapi teknik pitching, ukuran bola, dan ukuran lapangannya berbeda. Softball lebih kecil, bolanya lebih empuk, dan pitcher melempar dari bawah.
Kasti jauh lebih sederhana dan biasanya diajarkan di sekolah sebagai olahraga seru untuk dimainkan bersama, bukan olahraga profesional seperti softball atau kriket.
Kriket jauh lebih kompleks, terutama dalam strategi dan budaya di level internasional. Durasi permainan panjang, cara mencetak skor beragam, serta aturan out yang banyak, sehingga membutuhkan fokus dan taktik lebih.

Kalau kamu tertarik mempelajari lebih dalam atau ingin mencoba bermain, cobalah menonton pertandingan resmi atau bergabung dengan klub terdekat. Dijamin kamu akan semakin paham perbedaannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Perbakin.or.id, Sportssurge.alibaba.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU