Mengenal 7 Jenis Rumput Lapangan Sepak Bola Sesuai dengan Standar FIFA yang Wajib Kamu Ketahui
INDOZONE.ID - Untuk menggelar pertandingan sepak bola tentunya yang diurus tidak cuma faktor teknis saja, tapi juga faktor non-teknis juga, salah satunya adalah rumput lapangan pertandingan.
Yaps, untuk penggunaan jenis rumput pertandingan, apalagi untuk menggelar pertandingan bertaraf Internasional tentunya tidak bisa sembarangan,
Sebab, penggunaan rumput juga sangat mempengaruhi jalannya pertandingan berlangsung. Oleh sebab itu, FIFA selaku badan sepak bola tertinggi di dunia telah mengatur penggunaan jenis rumput pada lapangan yang digunakan untuk menggelar sebuah pertandingan.
Baca juga: John Herdman Tantang Timnas Indonesia Bikin Sejarah di FIFA Series 2026
Bagaimana Rumput Lapangan Sepak Bola yang Berstandar FIFA?
Melansir dari situs FIFA pada Selasa (10/2/2026), FIFA sudah memberikan panduan jenis rumput lapangan yang dapat digunakan untuk stadion bertaraf Internasional. Berikut ini 3 jenis rumput yang sudah direkomendasikan oleh FIFA:
- 100 persen rumput alami
- Pitch hybrid (serat sintetis ditambahkan ke rumput alami untuk tujuan penguatan)
- 100 persen rumput sintetis
Tak cuma itu saja, FIFA juga telah membagi dua rumput berdasarkan biologi dasar dan adaptasi iklimnya. Untuk kelompok pertama adalah rumput untuk musim dingin yaitu berjenis pyreniall ryegrass atau kentucky bluegrass.
Sementara itu untuk kelompok kedua adalah rumput untuk beriklim tropis justru lebih ideal menggunakan rumput jenis Bermuda atau Zoysia.
Sebetulnya jenis rumput di Jakarta International Stadium (JIS) sudah memenuhi kualifikasii FIFA. Bahkan, rumput hibrida sendiri sudah digunakan oleh beberapa stadion bertaraf Internasional seperti Wanda Metropolitano dan juga Tottenham Hotspur Stadium. Akan tetapi, sistem penanaman ini justru tidak memenuhi kualifikasi FIFA.
Baca juga: Jenis-Jenis Pelanggaran dan Sanksi Sepak Bola Lengkap Sesuai Aturan FIFA dan IFAB
Jenis Rumput Lapangan Sepak Bola Berstandar FIFA
Dalam rumput lapangan sepak bola yang berstandar FIFA sendiri memiliki beberapa jenis mulai dari Axonopus Compressus, Zoysia Grass hingga Cynodon Datylon.
Oleh karena itu, pada artikel ini tim INDOZONE akan memberikan penjelasan terkait 7 jenis rumput lapangan sepak bola berstandar FIFA yang wajib kamu ketahui. Yuk simak!
1. Axonopus Compressus
Jenis rumput ini merupakan jenis rumput yang berasal dari Afrika, Asia dan juga Amerika. Untuk jenis rumput ini biasanya digunakan sebagai padang rumput permanen, penutup tanah, rumput tanah lembab dan juga tanah di kesuburan rendah.
Tak cuma itu, rumput ini biasanya tumbuh di daerah terlalu rendah untuk dijadikan konservasi pakan ternak. Jenis rumput ini tidak terlalu optimal sehingga seringkali digunakan di lapangan sepak bola, khususnya pada stadion yang jarang menggelar kompetisi elit.
Adapun, beberapa stadion yang menggunakan rumput jenis ini yaitu Stadion Kanjuruhan, Stadion Gajayana hingga Stadion Siliwangi.
Jenis rumput Axoponus Compressus juga memiliki tingkat pemeliharaan yang mudah dan biayanya juga cukup murah.
Baca juga: Thomas Frank Tak akan Copot Cristian Romero Sebagai Kapten Tottenham Hotspur
2. Cynodon Datylon atau Rumput Bermuda
Jenis rumput Cynodon Datylon atau Bermuda juga menjadi pilihan rumput untuk stadion bertaraf Internasional. Biasanya, rumput ini digunakan di negara Eropa ataupun Amerika yang memiliki suhu dingin.
Jenis rumput ini sebenarnya tidak ideal untuk dijadikan rumput lapangan sepak bola berstandar FIFA. Sebab, rumput ini memiliki kekurangan di bagian akar yang tidak terlalu kuat sehingga rumput ini mudah terkelupas saat terinjak oleh pemain.
Meski begitu, rumput jenis ini lebih ekonomis dan juga perawatan rumput ini juga lebih mudah, sama seperti jenis rumput Axoponus Compressus. Stadion di Indonesia yang memakai rumput jenis ini adalah Stadion Pakansari.
Baca juga: Emil Audero Angkat Bicara Soal Kronologi Pelemparan Petasan yang Dilakukan Fans Inter Milan
3. Zoysia Grass
Jenis rumput lapangan sepak bola bertaraf Internasional berikutnya adalah Zoysia Grass. Yaps, rumput jenis ini merupakan salah satu jenis rumput lapangan sepak bola terbaik. Sebab, rumput jenis ini memiliki banyak keunggulan salah satunya memiliki akar rumput yang kuat dan tidak mudah terkelupas.
Di Indonesia sendiri, stadion yang menggunakan rumput jenis Zoysia Grass adalah Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang mana stadion kebanggaan Timnas Indonesia ini menggunakan jenis rumput Zoysia Matrea.
Adapun, keunggulan rumput Zoysia Matrea terletak pada bagian elastisitas tinggi yang memudahkan untuk menggiring bola.
FIF sendiri juga telah merekomendasikan rumput ini untuk negara yang bersuhu tinggi dan beriklim tropis seperti Indonesia. Kendati begitu, untuk perawatan rumput ini cukup sulit dan biaya perawatannya juga sangat mahal.
Baca juga: Bruno Fernandes Sebut Kehadiran Michael Carrick Beri Dampak Positif Bagi Manchester United
4. Hybrid Grass
Berikutnya ada juga jenis rumput hibrida atau hybrid grass. Untuk jenis rumput ini juga merupakan rekomendasi FIFA untuk menggelar pertandingan level Internasional.
Untuk jenis rumput hibrida ini adalah perpaduan dari rumput sintetis dan juga rumput alami yang digabungkan dengan teknologi canggih.
Untuk jenis rumput hibrida sendiri sistem perawatannya cukup mudah. Tak mengherankan jika banyak stadion-stadion Internasional menggunakan rumput jenis ini.
Beberapa stadion yang menggunakan jenis rumput hibrida adalah Etihad Stadium, Emirates Stadium, Tottenham Hotspur Stadium hingga Wanda Metropolitano.
Baca juga: Pelatih Iran Puji Timnas Futsal Indonesia: Mereka Alami Kemajuan!
5. Grass Master
Jenis rumput lapangan sepak bola selanjutnya adalah Grass Master. Melansir dari grassmastersolution.com, rumput ini pertama kali diluncurkan pada tahun 1989 lalu.
Sistem rumput hibrida ini disempurnakan untuk turnamen level atas, lapangan olahraga multifungsi dan tempat dengan jadwal dan pelatihan tinggi.
Tak cuma itu, rumput jenis ini diproduksi dengan menggunakan High Performance Fibre (HPF) yang memiliki fungsi untuk mempekuat permukaan rumput alami, rumput jenis ini juga dapat bertahan selama 15 tahun atau lebih.
Biasanya stadion yang menggunakan rumput ini adalah stadion-stadion Piala Dunia ataupun Premier League. Beberapa stadion yang menggunakan Grass Master ini adalah Wembley, Anfield,Old Trafford dan juga San Siro.
Baca juga: Antoine Semenyo Pastikan Manchester City Bakal Tampil Habis-habisan di Laga Kontra Liverpool
6. Kentucky Bluegrass
Kentucky bluegrass merupakan jenis rumput lapangan sepak bola alami yang memiliki kualitas terbaik dan juga ideal untuk musim dingin.
Bahkan, rumput ini dapat tumbuh dengan cepat dan memiliki sistem pertumbuhan yang merayap. Untuk hasil akhir pertumbuhannya, rumput ini dapat menciptakan permukaan yang tebal layaknya karpet.
Sebagian besar jenis rumput kentucky bluegrass ini tumbuh di tempat rendah dang menghasilkan tektur rumput yang halus dan ideal untuk rumput lapangan sepak bola.
Baca juga: Perbedaan Bola Kasti dan Bola Tenis: Tujuan serta Cara Main yang Perlu Diketahui Pemula
7. Perennial Ryegrass
Salah satu jenis rumput yang paling ideal untuk sepak bola adalah Perennial Ryegrass, rumput ini merupakan rumput yang umum digunakan untuk daerah dingin.
Menariknya, rumput jenis ini memiliki pertumbuhan yang cepat dan hanya butuh waktu 5-7 hari, jika cuacanya bagus. Nantinya rumput ini akan menghasilkan warna yang lebih gelap.
Itu tadi sobat INDOZONE penjelasan terkait rumput lapangan sepak bola berstandar FIFA dan juga 7 jenis rumput yang sering digunakan oleh stadion-stadion sepak bola Internasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA