Ilustrasi pelanggaran dalam sepak bola. (Freepik/fefy07122532)
INDOZONE.ID - Sebagai olahraga paling digemari di dunia, sepak bola memiliki aturan-aturan yang wajib dipatuhi demi menjaga sportivitas dan keselamatan pemain.
Pelanggaran yang terjadi tak hanya mengganggu jalannya pertandingan, tapi juga merugikan tim dan bahkan membahayakan kondisi fisik pemain.
Dalam artikel ini, Indozone akan membahas secara lengkap jenis-jenis pelanggaran dalam sepak bola yang diatur dalam Laws of the Game oleh IFAB (International Football Association Board).
Baca juga: Mengulik Formasi 5-3-2 dalam Sepak Bola, Beserta Kelebihan dan Kelemahannya
Ilustrasi pelanggaran dalam sepak bola. (Freepik/The Yuri Arcurs Collection)
Menurut aturan FIFA, pelanggaran dalam sepak bola diklasifikasikan berdasarkan tingkat keseriusannya. Klasifikasi ini akan membantu wasit dalam memberikan keputusan yang adil.
Sesuai namanya, pelanggaran ini tidak membahayakan pemain lain dan tidak terlalu memengaruhi jalannya pertandingan.
Contoh pelanggaran ringan:
Sanksi untuk pelanggaran jenis ini biasanya tendangan bebas atau teguran lisan dari wasit.
Kalau ini bisa menyebabkan terganggunya jalan pertandingan. Biasanya dilakukan dengan intensitas lebih tinggi, meski tidak tergolong tindakan berbahaya.
Contoh pelanggaran sedang:
Sanksi untuk pelanggaran sedang umumnya kartu kuning.
Pelanggaran berat dilakukan dengan unsur kekerasan, sengaja membuat lawan cedera atau perilaku tidak sportif yang mencolok.
Contoh pelanggaran berat:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IFAB