5 Momen Kontroversial Sepanjang Sejarah Piala Dunia: Mulai dari Gol Hantu Frank Lampard Hingga Tandukan Zidane
INDOZONE.ID - Piala Dunia 2026 akan segera dimulai kurang dari 3 bulan lagi. Tentunya, banyak pecinta sepak bola yang sudah tidak sabar melihat aksi bintang lapangan hijau hingga drama yang terjadi di atas lapangan.
Sepanjang sejarah Piala Dunia sejak pertama kali digelar pada tahun 1930 lalu, banyak terjadi beberapa momen kontroversial yang terjadi dalam turnamen akbar sepak bola dunia 4 tahunan tersebut.
Mungkin salah satu momen kontroversial di Piala Dunia yang paling melekat di ingatan adalah gol tangan tuhan Diego Maradona melawan Inggris di Piala Dunia 1986 lalu. Tentu saja, momen tersebut masih melekat di ingatan orang-orang generasi baby boomers hingga generasi X.
Namun, untuk generasi milenial hinggal Gen Z momen mungkin kalian masih ingat dengan insiden tandukan Zinedine Zidane ke dada Marco Materazzi di final Piala Dunia 2006, atau mungkin gol hantu Frank Lampard ke gawang Jerman yang di anulir pada babak 16 besar Piala Dunia 2010 lalu.
Baca juga: Tottenham Hotspur Diambang Degradasi, Igor Tudor Minta Pemainnya Tenang
5 Momen Kontroversial Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Lantas apa saja sih momen kontroversial sepanjang sejarah Piala Dunia? Pada artikel ini, tim INDOZONE akan mengulas 5 momen kontroversial yang pernah terjadi di Piala Dunia sebagaimana yang dilansir dari Give Me Sports pada Sabtu (7/3/2026). Yuk simak!
1. Gol Tangan Tuhan Die go Maradona di Piala Dunia 1986
Gol tangan tuhan Diego Maradona pada pertandingan perempat final Piala Dunia 1986 lalu melawan Inggris menjadi salah satu momen kontroversial dalam sejarah Piala Dunia sekaligus sebagai salah satu penampilan individu terbaik dalam sejarah turnamen sepak bola 4 tahunan tersebut.
Bagaimana tidak, dalam pertandingan tersebut, Diego Maradona mampu membuat para pemain Timnas Inggris kebingungan di Stadion Azteca sebelum Maradona memasukkan bola ke gawang Peter Shilton melalui aksi solo runnya yang melewati beberapa pemain Inggris.
Namun, tampaknya Maradona sangat menyukai gol pertamanya, yang mana saat itu Maradona melompat untuk berhadapan denan Peter Shilton untuk menyambut umpan dari pemain Argentina dan kemudian mendorong bola menggunakan tangannya untuk membawa Albiceleste unggul.
Hal tersebut memicu protes pemain Inggris, tetapi wasit tetap mengesahkan gol Maradona tersebut. Setelah pertandingan, Maradona mengungkapkan bahwa gol tersebut dicetak sedikit dengan kepala Maradona dan sedikit dari tangan tuhan.
Baca juga: Maarten Paes Sebut Animo Suporter di Indonesia Setara Argentina
2. Gol Hantu Frank Lampard ke Gawang Jerman di Piala Dunia 2010
Selanjutnya ada gol hantu Frank Lampard ke gawang Jerman pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2010 lalu. Dalam pertandingan saat itu, The Three Lions takluk dengan skor 4-1 atas Jerman.
Setelah Inggris tertinggal 2-0 atas Jerman, Matthew Upson sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-1 di babak pertama, sebelum Frank Lampard melepaskan tembakan keras ke gawang Die Mannschaft yang dijaga Manuel Neuer pada menit ke-39.
Bola Jabulani yang terkenal sulit diprediksi itu melengkung ke bagian bawah mistar gawang sebelum memantul di belakang garis gawang. Manuel Neuer langsung bergegas menangkap bola dan segera kembali memulai permainan. Namun, yang membuat Inggris bingung adalah tidak ada gol yang diberikan kepada mereka.
Alhasil, mental para pemain Inggris langsung down dan akhirnya tim yang saat itu dilatih oleh Fabio Capello harus kalah 4-1 atas Jerman.
Baca juga: Apa Itu Skakmat dalam Permainan Catur? Ini Penjelasannya
3. Tandukan Zinedine Zidane ke Marco Materazzi di Final Piala Dunia 2006
Insiden tandukan Zinedine Zidane ke dada Marco Materazzi di final Piala Dunia 2006 mungkin masih ikonik hingga sekarang.
Pada laga tersebut, Prancis dan Italia bermain imbang hingga babak perpanjangan waktu. Namun, 10 menit sebelum babak perpanjangan waktu Zidane secara tiba-tiba menanduk dada Marco Materazzi.
Usut punya usut, awal mula insiden tersebut terjadi karena Materazzi menghina saudara perempuan Zidane, hal tersebut telah diakui oleh legenda Inter Milan tersebut beberapa tahun lalu.
Namun, Materazzi sebenarnya bukan orang pertama yang memancing emosi lawan. Dalam pertandingan kompetitif terakhirnya, Zidane menerima kartu merah ke-14 sepanjang kariernya, kecuali satu kartu merah secara langsung.
Alhasil, pertandingan final Piala Dunia 2006 tersebut dimenangkan oleh Italia melalui babak adu penalti dengan skor 5-3. Hasil tersebut membawa Gli Azzurri memenangkan gelar Piala Dunia keempatnya dan juga yang terakhir.
Baca juga: Fungsi Promotor dalam Olahraga Tinju: Otak di Balik Pertarungan Kelas Dunia!
4. Match Fixing Korea Selatan di Piala Dunia 2002
Salah satu momen kontroversial dalam sejarah Piala Dunia yang paling di ingat adalah match fixing pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2002 antara Korea Selatan melawan Italia.
Pada pertandingan tersebut, Korea Selatan beberapa kali diuntungkan oleh wasit, yang mana wasit yang memimpin saat itu Byron Moreno menganulir gol-gol Italia, hingga memberikan kartu merah kepada Francesco Totti karena melakukan diving.
Pada pertandingan tersebut, Korea Selatan berhasil menang 2-1 atas Korea Selatan berkat golden goal Ahn Jung Hwan.
Kemudian di babak perempat final melawan Spanyol, Wasit asal Mesir Gamal Al Ghandour menganulir dua gol sah Spanyol dan La Furia Roja selalu dianggap dalam posisi offside oleh hakim garis. Alhasil, Korea Selatan berhasil menang 5-3 atas Spanyol dan melaju ke babak semifinal.
Buntut dari kasus tersebut dua wasit yang memimpin laga Korea Selatan yakni Byron Moreno dan Gamal Al Ghandour terpaksa harus pensiun sebagai wasit. Sebab, keduanya telah mendapat larangan untuk terlibat di dunia sepak bola karena terbukti bersalah melakukan pengaturan skor.
Baca juga: Manchester United Optimis Bisa Dapat Rp1,5 Trilun dari Penjualan Permanen Rashford dan Hojlund
5. Gol Hantu Geoff Hurst di Piala Dunia 1966
Selanjutnya, ada gol hantu Geoff Hurst pada pertandingan final Piala Dunia 1966 melawan Jerman Barat, bahkan insiden tersebut sempat menjadi perdebatan banyak pihak.
Dalam pertandingan tersebut, Inggris dan Jerman Barat bermain imbang 2-2. Pertandingan tersebut dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Namun memasuki menit ke-101, Geoff Hurst berputar dan melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang, memantul ke bawah dan bola keluar dari gawang.
Wasit asal Swiss tidak yakin apakah bola melewati garis gawang atau tidak. Akan tetapi, hakim garis asal Uni Soviet Tofik Bakhramov memberikan isyarat bahwa bola telah melewati garis gawang.
Hal tersebut membuat Inggris memastikan kemenangan 3-2 dan menjuarai Piala Dunia untuk pertama kali dan juga menjadi satu-satunya trofi hinga saat ini.
Itu tadi sobat INDOZONE, 5 momen kontroversial sepanjang sejarah Piala Dunia. Tentunya, masih banyak momen kontroversial lainnya di turnamen ini seperti kerusuhan Santiago pada Piala Dunia 1962 di Chile hingga Jerman dan Austria bermain mata melawan Aljazair di Piala Dunia 1982 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Give Me Sports