Senin, 09 MARET 2026 • 19:00 WIB

Mengapa Posisi Start MotoGP Tidak Sejajar? Ini Penjelasan dan Aturannya

Author

Start balapan MotoGP. (dok. MotoGP)

INDOZONE.ID - MotoGP adalah balapan motor paling bergengsi di dunia. Sebagai kejuaraan level tinggi, MotoGP memiliki sejumlah aturan yang berbeda dengan kejuaraan balap motor lainnya.

Salah satu aturan di MotoGP adalah posisi pembalap di garis start. Kalau biasanya kita tahu posisi start balapan sejajar antar pembalap, namun berbeda dengan MotoGP

Di MotoGP, para pembalap berbaris dalam formasi diagonal atau bersilang yang disebut sebagai starting grid. 

Nah dalam artikel ini akan dijelaskan mengenai starting grid yang jadi alasan kenapa posisi para pembalap tidak sejajar.

Baca juga: Marc Marquez Juara MotoGP Jerman 2025, Auto Selebrasi Aura Farming ala Anak Pacu Jalur!

Mengenal Starting Grid MotoGP

Dalam MotoGP, posisi pembalap di garis start ditentukan dari hasil sesi kualifikasi yang digelar sebelum balapan utama.

Pembalap yang berhasil mencetak waktu tercepat di sesi kualifikasi akan mendapatkan posisi start paling depan yang dikenal sebagao pole position.

Secara regulasi, starting grid MotoGP saat ini menggunakan formasi 3-3-3, yang berarti setiap baris diisi oleh tiga pembalap.

Namun, posisi antar pembalap dalam satu baris tidak dibuat sejajar lurus. Setiap motor ditempatkan sedikit miring atau bergeser ke samping, sehingga membentuk pola diagonal.

Alasan Starting Grid Dibuat Tak Sejajar

Para pembalap saling berebut posisi saat balapan dimulai. (REUTERS/Athit Perawongmetha)

Di sisi lain, posisi ini bertujuan memberikan keselamatan bagi para pembalap ketika balapan dimulai. Pihak MotoGP meyakini posisi ini membantu mengurangi risiko tabrakan para pembalap di detik-detik awal balapan.

Dengan jarak yang cukup lebar, pembalap memiliki waktu untuk mengatur arah motor mereka.

Alasan lainnya yakni mempermudah akselarasi motor. Kita tahu bahwa motor di MotoGP memiliki cc atau tenaga yang besar. Nah, saat balapan dimulai, pembalap membutuhkan jalur yang cukup untuk mengendalikan motor agar tidak kehilangan keseimbangan.

Seberapa Penting Sistem Grid Start dalam Keselamatan?

Dalam balapan MotoGP, faktor keselamatan jadi fokus utama. Sistem grid start yang tidak sejajar merupakan salah satu solusi teknis untuk meminimalkan risiko kecelakaan saat start.

Sistem ini akan memberikan ruang gerak lebih luas bagi pembala[ dan visibilitas yang lebih baik, serta jarak yang cukup antar pembalap. Dengan begitu, starting grid membantu mengurangi potensi tabrakan massal pada awal balapan.

Format Akhir Pekan Balapan MotoGP

Musim MotoGP biasanya berlangsung setiap tahun dari Maret hingga November. Balapan digelar di berbagai negara sehingga benar-benar menjadi kejuaraan dunia.

Sebagai contoh, pada musim 2025, balapan digelar di 18 negara, dimulai dari Grand Prix Thailand pada awal Maret dan berakhir di Grand Prix Valencia, Spanyol, pada pertengahan November.

Dalam satu seri Grand Prix, rangkaian balapan MotoGP biasanya berlangsung selama tiga hari dengan jadwal sebagai berikut:

Jumat

  • Free Practice 1 (latihan bebas) – 45 menit
  • Practice – 60 menit (menentukan siapa yang lolos langsung ke Q2)

Sabtu

  • Free Practice 2 – 30 menit
  • Qualifying 1 (Q1) – 15 menit
  • Qualifying 2 (Q2) – 15 menit
  • Sprint Race MotoGP

Minggu

  • Warm-up
  • Balapan utama (Grand Prix Race)

Pada sesi latihan, para pembalap memanfaatkan waktu untuk mengenal karakter sirkuit, menguji setelan motor, serta mencoba mencatat waktu lap terbaik sebelum sesi kualifikasi.

Sementara itu, kualifikasi bertujuan menentukan posisi start di grid untuk Sprint Race dan balapan utama hari Minggu.

Sepuluh pembalap tercepat dari sesi latihan hari Jumat langsung masuk ke Q2. Sedangkan pembalap lain harus lebih dulu bertarung di Q1, dan dua yang tercepat dari Q1 akan bergabung di Q2.

Posisi pole position (start paling depan) diperebutkan dalam Q2 bersama posisi grid lainnya hingga posisi ke-12.

Sprint Race MotoGP

Mulai musim 2023, MotoGP memperkenalkan format baru yaitu Sprint Race yang digelar setiap Sabtu.

Sprint Race memiliki jarak sekitar setengah dari balapan utama yang digelar pada hari Minggu. Meski lebih singkat, balapan ini tetap penting karena pembalap bisa mendapatkan tambahan poin untuk klasemen kejuaraan.

Balapan utama MotoGP biasanya dimulai sekitar pukul 14.00 waktu setempat dan berlangsung sekitar 40 hingga 45 menit, dengan total jarak antara 100 hingga 130 kilometer, tergantung panjang sirkuit.

Sistem Poin MotoGP

Kejuaraan MotoGP ditentukan melalui akumulasi poin sepanjang musim. Dalam balapan utama hari Minggu, 15 pembalap pertama yang finis akan mendapatkan poin.

Sistem poinnya adalah:

  • Juara 1 – 25 poin
  • Juara 2 – 20 poin
  • Juara 3 – 15 poin
  • Posisi 4 – 13 poin
  • Posisi 5 – 11 poin
  • Posisi 6 – 10 poin
  • Posisi 7 – 9 poin
  • Posisi 8 – 8 poin
  • Posisi 9 – 7 poin
  • Posisi 10 – 6 poin
  • Posisi 11 – 5 poin
  • Posisi 12 – 4 poin
  • Posisi 13 – 3 poin
  • Posisi 14 – 2 poin
  • Posisi 15 – 1 poin

Sedangkan pada Sprint Race, hanya 9 pembalap teratas yang mendapat poin.

Sistem poin Sprint Race:

  • Juara 1 – 12 poin
  • Juara 2 – 9 poin
  • Juara 3 – 7 poin
  • Posisi 4 – 6 poin
  • Posisi 5 – 5 poin
  • Posisi 6 – 4 poin
  • Posisi 7 – 3 poin
  • Posisi 8 – 2 poin
  • Posisi 9 – 1 poin

Artinya, dalam satu seri Grand Prix seorang pembalap bisa meraih maksimal 37 poin.

Aturan Penting di MotoGP

Motor yang digunakan di kelas MotoGP adalah motor prototype, artinya motor tersebut tidak dijual untuk penggunaan jalan raya dan hanya dibuat khusus untuk balapan.

Beberapa aturan teknis utama MotoGP antara lain:

  • Berat minimum motor: 157 kg
  • Kapasitas mesin maksimum: 1000cc
  • Setiap pembalap mendapat 7 mesin per musim
  • Bahan bakar maksimal: 22 liter

Selain itu, setiap pembalap juga memiliki jatah ban tertentu dalam setiap seri balapan.

Pemasok ban resmi MotoGP adalah Michelin, yang menyediakan beberapa pilihan ban dengan tingkat kekerasan berbeda untuk menyesuaikan kondisi lintasan.

Baca juga: Monster Energy Yamaha MotoGP 2026 Masuk Era V4, Livery Diluncurkan di Jakarta

Setiap pembalap biasanya mendapat:

  • 12 ban slick belakang dan 10 ban slick depan
  • 7 ban hujan belakang dan 6 ban hujan depan

Pemilihan ban menjadi strategi penting karena kondisi lintasan bisa berubah dari kering, basah, hingga setengah basah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MotoGP

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU