INDOZONE.ID - Grup J Piala Dunia 2026 akan menjadi panggung pembuktian bagi sang juara bertahan, Argentina. Berdasarkan hasil undian, La Albiceleste tergabung bersama wakil Eropa yang agresif (Austria), kekuatan tangguh dari Afrika Utara (Aljazair), dan tim debutan fenomenal dari Asia (Yordania).
Kehadiran Argentina jelas membuat grup ini menjadi salah satu magnet utama di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut. Banyak penggemar yang menantikan apakah Lionel Messi masih akan memimpin rekan-rekannya di atas lapangan.
Bagi Anda yang tak ingin kelewatan momen bersejarah ini, berikut adalah ulasan peta kekuatan, prediksi Starting XI terkurasi, hingga rincian jadwal Grup J Piala Dunia 2026 selengkapnya.
Baca juga: Gila! Utusan Donald Trump Minta FIFA Menggantikan Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026
Rincian Jadwal Grup J Piala Dunia 2026
Pertandingan fase grup ini akan dilangsungkan dengan total 3 matchday untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke babak 32 besar.
Berikut adalah rincian jadwal Grup J Piala Dunia yang telah dikonversi secara akurat ke dalam Waktu Indonesia Barat (WIB):
| Hari & Tanggal (WIB) | Waktu (WIB) | Pertandingan | Lokasi (Tentatif) |
| Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 | Argentina vs Aljazair | Arrowhead Stadium, Kansas City |
| Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 | Austria vs Yordania | Levi's Stadium, San Francisco Bay Area |
| Senin, 22 Juni 2026 | 01:00 | Argentina vs Austria | AT&T Stadium, Dallas |
| Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 | Yordania vs Aljazair | Levi's Stadium, San Francisco Bay Area |
| Minggu, 28 Juni 2026 | 09:00 | Aljazair vs Austria | Arrowhead Stadium, Kansas City |
| Minggu, 28 Juni 2026 | 09:00 | Yordania vs Argentina | AT&T Stadium, Dallas |
Catatan Redaksi: Jam tayang (kick-off) di atas merupakan estimasi awal dan masih dapat berubah menyesuaikan kebijakan rilis final dari FIFA serta penyesuaian hak siar televisi di Indonesia.
Analisis Peta Kekuatan dan Prediksi Starting XI Grup J
Tim-tim di Grup J memiliki gaya permainan yang sangat kontras, mulai dari penguasaan bola khas Amerika Selatan hingga gegenpressing ala Eropa. Berikut adalah kurasi taktik dan susunan pemain inti dari masing-masing negara (telah disesuaikan dengan proyeksi pemain aktif dan meminggirkan pemain yang telah pensiun/menua):
1. Argentina: Misi Mempertahankan Mahkota
Sebagai juara bertahan, skuad asuhan Lionel Scaloni diprediksi tidak akan banyak merombak fondasi tim. Meski Angel Di Maria telah pensiun pasca-Copa America 2024, Argentina kini memiliki talenta muda brilian seperti Alejandro Garnacho.
Lionel Messi berpotensi tetap masuk dalam skuad, memimpin lini depan bersama Julian Alvarez. Di lini belakang, Nicolas Otamendi yang menua kemungkinan besar posisinya akan digantikan secara permanen oleh Lisandro Martinez.
Prediksi Starting XI Argentina (4-3-3): Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julián Álvarez, Alejandro Garnacho.
2. Austria: Agresivitas Gegenpressing Ralf Rangnick
Austria kembali ke Piala Dunia dengan status sebagai tim yang sangat berbahaya. Di bawah komando Ralf Rangnick, mereka bermain dengan pressing tinggi dan transisi super cepat.
Mengingat striker veteran Marko Arnautovic akan berusia 37 tahun pada 2026, posisinya kemungkinan besar akan lebih sering diisi oleh Michael Gregoritsch sebagai ujung tombak utama.
Prediksi Starting XI Austria (4-2-3-1): Patrick Pentz; Stefan Posch, Kevin Danso, David Alaba, Phillipp Mwene; Konrad Laimer, Nicolas Seiwald; Patrick Wimmer, Marcel Sabitzer, Christoph Baumgartner; Michael Gregoritsch.
Baca juga: Deretan Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Sepanjang Masa yang Wajib Kamu Ketahui!
3. Aljazair: Kombinasi Fisik dan Talenta Eropa
Aljazair, di bawah asuhan Vladimir Petkovic, datang dengan perpaduan pemain berpengalaman yang merumput di Eropa dan bakat muda yang solid.
Riyad Mahrez diproyeksikan tetap menjadi motor serangan di sayap kanan. Mereka memiliki keseimbangan yang sangat baik berkat kehadiran Ismaël Bennacer di lini tengah.
Prediksi Starting XI Aljazair (4-3-3): Anthony Mandrea; Youcef Atal, Aïssa Mandi, Ramy Bensebaini, Rayan Aït-Nouri; Ismaël Bennacer, Hicham Boudaoui, Houssem Aouar; Riyad Mahrez, Mohamed Amoura, Said Benrahma.
4. Yordania: Kejutan Disiplin Taktis dari Asia
Yordania sukses mencetak sejarah dengan lolos ke Piala Dunia berkat permainan low-block (pertahanan rendah) yang super disiplin dan serangan balik kilat.
Tim asuhan Jamal Sellami ini akan sangat bergantung pada pergerakan eksplosif Mousa Al-Taamari (yang kerap dijuluki "Messi-nya Yordania") dan ketajaman striker Yazan Al-Naimat di lini depan.
Prediksi Starting XI Yordania (3-4-3): Yazeed Abulaila; Abdallah Nasib, Yazan Al-Arab, Mohammad Abu Al-Dahab; Ehsan Haddad, Noor Al-Rawabdeh, Nizar Al-Rashdan, Mahmoud Al-Mardi; Mousa Al-Taamari, Yazan Al-Naimat, Ali Olwan.
Laga pembuka Argentina melawan Aljazair pada 17 Juni dipastikan akan menyedot perhatian dunia. Namun, pertandingan krusial yang diprediksi paling menentukan nasib juara grup adalah duel antara Argentina berhadapan dengan Austria pada Matchday 2 (22 Juni). Pastikan Anda menyimpan jadwal di atas agar tidak ketinggalan aksi magis para bintang sepak bola dunia!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA