INDOZONE.ID - Perkembangan olahraga basket di Indonesia mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk federasi basket dunia. Hal ini tidak lepas dari tingginya minat masyarakat terhadap basket, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Banyak orang menyukai basket karena tidak hanya menjadi olahraga kompetitif, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kesehatan fisik. Di sisi lain, basket dinilai mampu membangun disiplin, kerja sama tim, serta rasa percaya diri.
“Olahraga basket tidak hanya sebagai olahraga kompetitif, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kesehatan fisik, hingga kesadaran terhadap isu sosial,” ujar Chief Operating Officer FIBA, Patrick Mariller dalam acara Nestle Milo Dukung Basketball For Good di Jakarta, baru-baru ini.
Baca juga: Timnas Indonesia Menang Beruntun pada Kualifikasi Piala Asia U-16 FIBA 2025
Patrick juga mendorong pengembangan bola basket usia dini melalui program Basketball For Good. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu pendekatan efektif untuk membantu anak-anak berkembang melalui olahraga.
Patrick menambahkan, perkembangan olahraga basket di Indonesia saat ini semakin pesat. Ia menilai olahraga memiliki peran penting untuk memberdayakan, mendidik, dan menginspirasi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami berharap kolaborasi ini menciptakan perubahan yang bermakna dan berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia,” imbuh Patrick.
Sementara itu, Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit PT Nestlé Indonesia, Alaa Shaaban menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah yang tepat untuk mendukung perkembangan anak melalui olahraga. Pihaknya juga selalu
konsisten mendorong gaya hidup sehat, aktif, dan berkarakter tangguh melalui berbagai inisiatif dan program olahraga bagi masyarakat Indonesia.
“Kami berharap kolaborasi bersama FIBA Indonesia dapat mendukung perkembangan holistik anak-anak Indonesia, sehingga mereka dapat mencapai potensi terbaiknya, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan aktif sejak usia dini,” tutur Alaa.
Baca juga: Kanada Kembali Juara FIBA 3x3 Women’s Series Final Usai Kalahkan Azerbaijan di Shanghai
Ia juga percaya bahwa olahraga menjadi sarana penting dalam membentuk karakter anak dan generasi muda, di samping pendidikan akademik yang mereka jalani.
“Olahraga adalah guru terbaik yang dapat mengajarkan nilai-nilai kehidupan seperti sportivitas, percaya diri, pantang menyerah, dan kerja sama tim," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan