INDOZONE.ID - Bersepeda merupakan salah satu aktivitas olahraga yang selain menyehatkan juga menyenangkan. Namun ada hal yang perlu diperhatikan sebelum bersepeda, yakni memilih sepeda yang tepat.
Dalam memilih sepeda, hal yang dipertimbangkan tak cukup soal desain, merek, atau harga. Salah satu faktor terpenting yang sering diabaikan adalah ukuran rangka sepeda (frame size).
Ukuran frame yang sesuai dapat menentukan kenyamanan, efisiensi kayuhan, hingga mencegah cedera pada otot dan persendian.
Baca juga: Kecelakaan Sepeda, Pelatih PSG Luis Enrique Alami Patah Tulang Selangka
Lalu, bagaimana cara menentukan ukuran rangka sepeda yang tepat? Berikut ini Indozone bagikan panduan lengkapnya!
Kenapa Ukuran Rangka Sepeda Penting?
Saat bersepeda, tubuh kita adalah mesin penggerak utama. Supaya bersepeda nyaman dan aman, maka ukuran rangka sepeda penting diperhatikan.
Apabila ukuran frame terlalu besar atau terlalu kecil, posisi tubuh akan menjadi tidak ideal. Namun jika ukuran rangka pas, tenaga saat bersepeda akan maksimal dan terhindar dari cedera.
Jika kamu salah memilih ukuran frame, maka akan muncul banyak masalah seperti lutut nyeri saat mengayuh, punggung bawah terasa pegal, ada sensasi tegang di bagian bahu dan leher, kehilangan tenaga saat mengayuh dan meningkatkan risiko cedera otot dan sendi.
Gimana Cara Pilih Ukuran Rangka yang Tepat?
Secara umum, ukuran frame ditentukan berdasarkan dua faktor utama yakni tinggi badan dan panjang kaki (Inseam).
Tinggi badan jadi acuan awal dalam menentukan ukuran sepeda yang sesuai dengan kita. Sementara Inseam adalah jarak kaki dari selangkangan hingga telapak kaki.
Pengukuran inseam dianggap lebih akurat dibandingkan tinggi badan karena setiap orang memiliki proporsi tubuh yang berbeda. Misalnya, dua orang dengan tinggi badan 170 cm belum tentu memiliki panjang kaki yang sama.
Cara Mengukur Inseam:
Berdirilah tegak membelakangi dinding tanpa alas kaki.
Jepit buku tebal di antara selangkangan Anda (simulasikan seperti sedang menduduki sadel).
Tandai bagian atas buku di dinding, lalu ukur jarak dari lantai ke tanda tersebut menggunakan meteran.
Jenis Sepeda dan Ukuran
Ada dua jenis sepeda yakni sepeda gunung (mountain bike) dan sepeda balap (road bike). Kedua sepeda ini memiliki perbedaan dalam satuan ukuran.
Ukuran frame atau rangka sepeda gunung ditentukan dengan inci, sedangkan sepeda balap menggunakan satuan sentimeter (cm).
Panduan ukuran sepeda gunung:
- Tinggi badan 150-160 cm menggunakan ukuran frame 13-14 inci dengan kategori XS.
- Tinggi badan 160-170 cm menggunakan ukuran frame 15-16 inci dengan kategori S
- Tinggi badan 170-178 cm menggunakan ukuran frame 17-18 inci dengan kategori M
- Tinggi badan 178-185 cm menggunakan ukuran frame 19-20 inci dengan kategori L
- Tinggi badan 185-195 cm menggunakan ukuran frame 21-22 inci dengan kategori XL
Panduan ukuran sepeda balap:
- Tinggi badan 155-165 cm menggunakan ukuran frame 47-50 inci
- Tinggi badan 165-170 cm menggunakan ukuran frame 50-52 inci
- Tinggi badan 170-175 cm menggunakan ukuran frame 53-54 inci
- Tinggi badan 175-180 cm menggunakan ukuran frame 55-56 inci
- Tinggi badan 180-185 cm menggunakan ukuran frame 67-58 inci
- Tinggi badan di atas 185 cm menggunakan ukuran frame 60 cm ke atas
Apa Itu Ukuran S, M, dan L Pada Sepeda?
Saat ini, banyak produsen sepeda menggunakan sistem ukuran Small (S), Medium (M) dan Large (L). Dari pembagian kategori ukuran ini, memudahkan kita untuk memilih sepeda yang cocok sesuai tinggi badan.
Panduan ukuran:
Small (S)
Ukuran ini cocok untuk orang yang tinggi badannya 155-170 cm. Biasanya pesepeda dengan postur tubuh kecil hingga sedang,
Medium (M)
Cocok buat kamu yang memiliki tinggi badan rentang 168-180 cm. Ini adalah ukuran paling umum digunakan.
Large (L)
Sementara ukuran ini buat orang yang tinggi badannya sekitar 190 cm. Biasanya buat orang yang berpostur tinggi.
Beberapa merek juga menyediakan ukuran XS dan XL untuk mengakomodasi kebutuhan pengguna dengan postur tubuh ekstrem.
Cara Cek Kecocokan Ukuran Frame
Selain melihat tabel ukuran, ada beberapa cara sederhana untuk memastikan frame benar-benar cocok.
1. Stand Over Height
Kamu berdiri mengangkang di atas pipa top tube (pipa mendatar sepeda) dengan kedua kaki menapak rata di lantai, pastikan ada jarak aman antara pipa tersebut dengan selangkangan.
Idealnya terdapat jarak 2-5 cm untuk road bike dan 5-10 cm untuk mountain bike.
2. Posisi Lutut
Saat pedal berada di posisi paling bawah, lutut seharusnya masih sedikit menekuk.
Jika kaki terlalu lurus atau terlalu menekuk, biasanya ukuran frame atau tinggi sadel perlu disesuaikan.
Baca juga: Sukses dengan Kejurnas 2025, Banyuwangi Akan Kembali Gelar Hajatan Balap Sepeda Internasional
3. Jangkauan ke Setang
Ketika kamu memegang setang, bahu idealnya tidak terlalu maju, punggung tetap nyaman dan siku sedikit menekuk.
Jika harus terlalu membungkuk atau terlalu tegak, ukuran frame mungkin kurang sesuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BikeFair