Senin, 07 JULI 2025 • 10:39 WIB

Profil Diego Leon: Dari Main Bola dengan Kain yang Digulung di Paraguay, Kini Menjadi Calon Bintang Masa Depan Manchester United

Author

Diego Leon Tanda Tangan Kontrak dengan Manchester United (Instagram/@manchesterunited)

INDOZONE.ID - Diego Leon resmi didatangkan dari klub Paraguay, Cerro Porteno, ke Manchester United dengan biaya transfer mencapai 7 juta pounds.

Pemain muda yang bisa bermain sebagai bek kiri atau wing-back kiri ini sesumbar tidak akan dipinjamkan ke klub lain dan siap memperjuangkan tempatnya di skuad utama Manchester United.

Semua orang berpikir saya akan dipinjamkan ke klub lain, tetapi saya tidak punya mental seperti itu. Saya akan berusaha keras di sesi pramusim, dan dalam satu atau dua pertandingan saya akan bermain bersama mereka,” ujarnya.

Catatan Statistik Diego Leon di Paraguay

Diego Leon memulai karir profesionalnya bersama Cerro Porteno pada musim 2024–2025. Ia tampil dalam 33 pertandingan dan mencetak 4 gol.

Selain itu, ia juga memperkuat Timnas Paraguay di Copa America U-20. Dalam 9 pertandingan, Leon mencatatkan satu gol dan satu assist.

Catatan impresifnya di Cerro Porteno bahkan menarik perhatian Arsenal dan Manchester City, namun Manchester United bergerak lebih cepat dan berhasil mengamankan tanda tangan pemain berusia 18 tahun tersebut.

Leon disebut akan menjadi investasi jangka panjang bagi MU. Namun, apakah ia akan dipertahankan atau dipinjamkan masih akan ditentukan dari performanya di pramusim.

Baca juga: Manchester United Diberi Waktu Dua Minggu Jika Ingin Datangkan Moise Kean

Siapa Diego Leon Sebenarnya?

Cerita hidup Diego Leon sangat inspiratif. Berawal dari ketidakjelasan masa depan, ia tumbuh menjadi pesepakbola sukses. Lahir di keluarga besar dengan tujuh saudara perempuan dan menjadi anak laki-laki termuda, perjuangannya tidak mudah.

Sang ibu, Brigida Blance, mengungkapkan bahwa dulu mereka bahkan kesulitan untuk membelikan Leon sebuah bola.

Jika tidak ada bola, Diego Leon menggulung kain dan bermain dengannya,” ujar Brigida.

Ia juga menambahkan bahwa Leon pernah berjanji akan bermain di Cerro Porteno dan kini janjinya telah terpenuhi.

Leon berasal dari Yguazu, Alto Parana, yang berjarak 300 km dari ibu kota Paraguay, Asuncion. Ia telah berada di akademi Cerro Porteno sejak usia 10 tahun.

Dengan performanya yang menonjol sejak tim junior, Leon menarik perhatian pelatih dan akhirnya mendapatkan debut profesional melawan Sportivo Ameliano pada 1 Agustus 2024.

Yang menarik, ia bahkan sudah meraih penghargaan Pemain Terbaik dari Federasi Sepakbola Paraguay (APF) pada Juli 2024, sebulan sebelum debutnya.

Diego Leon Berseragam Cerro Porteno (X/@SimplyUtd)

Leon dikenal sebagai sosok yang rendah hati. Ia mencetak gol kemenangan pada laga debutnya dan menyebut momen itu membuatnya tak bisa tidur karena begitu bahagia.

Saya telah mempersiapkan diri untuk kesempatan ini selama empat tahun. Malam debut saya di Cerro Porteno membuat saya tak bisa tidur karena merasa gembira,” ujarnya.

Leon mengatakan bahwa ia telah memimpikan debut di Cerro Porteno sejak kecil. Kini, ia siap menapaki karier impian di Eropa bersama Manchester United.

Saya seorang pemimpi. Tapi mimpi saya terwujud berkat keluarga dan pelatih saya di Cerro Porteño, Manolo Jimenez, yang telah memberi saya kesempatan,” jelasnya.

Perkembangan Skill dan Statistik

Para pemandu bakat memuji perkembangan Diego Leon. Di usia 18 tahun, ia telah menunjukkan kecepatan, postur yang ideal, kemampuan teknik, serta daya tahan fisik.

Pusat riset sepakbola CIES bahkan menempatkannya sebagai salah satu dari lima pemain U-18 terbaik di dunia dengan nilai 72,8 poin.

Leon hanya kalah dari:

  • Pemain Ekuador yang kini di klub Independiente del Valle (83,8 poin), yang telah diamankan Chelsea.

  • Estevao William dari Palmeiras (79,2 poin), yang juga akan ke Chelsea.

  • Franco Mastantuono dari River Plate (78,4 poin), yang telah direkrut Real Madrid.

Sebagian besar talenta muda terbaik berasal dari Amerika Latin, dan klub-klub besar Eropa telah berlomba-lomba mengamankan jasa mereka, termasuk MU dengan Diego Leon.

Sama seperti remaja berusia 17–18 tahun lainnya, Diego Leon masih mentah dan punya banyak ruang untuk berkembang sebelum benar-benar siap tampil di Eropa,” kata pengamat sepakbola Paraguay, Roberto Rojas.

Baca juga: Manchester United Ditawari Tiga Pemain oleh Juventus Demi Dapatkan Jadon Sancho

Seberapa Cocok Diego Leon dengan Sistem Ruben Amorim?

Leon dinilai sangat cocok dengan sistem Ruben Amorim di Manchester United. Sebagai pemain yang atletis, ia bisa mendukung formasi 3-4-3 yang menuntut intensitas tinggi dan keseimbangan antara bertahan dan menyerang.

Namun, Leon masih harus memperbaiki penempatan posisi dan kedisiplinan taktis. Hal ini wajar mengingat usianya yang masih sangat muda.

Diego Leon akan menjadi pemain Paraguay ketiga yang pernah bermain di Premier League setelah Julio Enciso dan Enso Gonzalez.

Pada akhirnya, Leon adalah bakat mentah yang harus dibimbing dengan sabar oleh MU untuk mencapai potensi terbaiknya. Dan ia harus menjawab tantangan itu di sesi latihan dan laga pramusim.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daily Mail

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU