Jadon Sancho saat bermain di Manchester United. (Action Images via Reuters/Carl Recine)
INDOZONE.ID - Manchester United dikabarkan menerima tawaran menarik dari Juventus, dalam usaha klub Serie A itu untuk merekrut Jadon Sancho.
Tawaran tersebut melibatkan tiga pemain sekaligus, yang siap disertakan dalam skema pertukaran dengan winger asal Inggris tersebut.
Sancho sudah lama tidak bermain untuk United, sejak terlibat perselisihan dengan mantan manajer Erik ten Hag.
Baca juga: Manchester United Ungkap Biaya Pemecatan Erik Ten Hag yang Sangat Besar!
Konflik itu bermula dari komentar sang pelatih, terkait etos kerja Sancho dalam sesi latihan yang kemudian dibalas sang pemain secara terbuka di media sosial.
Sejak saat itu, Sancho tersisih dari skuad utama dan sempat dipinjamkan ke Borussia Dortmund, sebelum menjalani masa pinjaman di Chelsea musim lalu.
Chelsea sebenarnya memiliki opsi untuk mempermanenkan Sancho dengan nilai transfer sekitar £25 juta.
Namun, klub asal London tersebut memilih untuk tidak melanjutkan kesepakatan dan membayar denda sebesar £5 juta, agar Sancho dikembalikan ke Manchester United. Kini, sang pemain masih terikat kontrak selama satu musim ke depan di Old Trafford.
Baca juga: Alasan Chelsea Ingin Datangkan Jamie Bynoe-Gittens dari Borussia Dortmund
Kedatangan Ruben Amorim sebagai manajer baru tidak serta-merta memberi kesempatan bagi Sancho untuk kembali ke skuad utama.
Justru sebaliknya, pihak klub disebut-sebut siap melepas winger berusia 25 tahun itu di bursa transfer musim panas ini, baik melalui penjualan langsung maupun skema pertukaran pemain.
Dusan Vlahovic saat bermain di Liga Champions bersama Juventus. (REUTERS/Massimo Pinca)
Menurut laporan jurnalis kenamaan Fabrizio Romano, Juventus kini tengah mengupayakan penawaran untuk merekrut Sancho.
Dalam proposal awal yang disampaikan ke pihak Manchester United, Juve disebut menawarkan tiga nama sekaligus: Douglas Luiz, Dusan Vlahovic, dan Timothy Weah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fabrizio Romano